oleh

Kejati Sulbar Ciduk DPO Kasus Narkoba di Parepare

Editor : magang, Penulis : Sudirman-Hukum, Kriminal, Parepare-

MAMUJU, BACAPESAN.COM — Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulbar dibawah pimpinan Jony Manurung hari ini kembali menorehkan prestasinya. Jajaran Kejati Sulbar kembali menangkap salah satu terdakwa kasus narkoba yang telah masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) selama 4 tahun, Sabtu (03/10/2020).

Terdakwa Rosalinda ditangkap di kediamannya di Parepare, Sulawesi Selatan tanpa perlawanan. Penangkapan DPO tersebut dipimpin lansung oleh asisten Intelenjen Kejati Sulbar Irvan Samosir dan tim Jaksa Eksekutor yang sebelumnya melakukan pengintaian selama 3 hari 2 malam.

“Bahwa pada hari Sabtu 3 Oktober 2020 jam 10.55 wita, bertempat di lorong Pelita Utara No. 31 B Kota Pare telah dilaksanakan pengamanan serta penangkapan salah satu DPO perkara Narkoba.

Terdakwa Rosalinda ditangkap disalah satu lorong yang terkenal sebagai sarang peredaran narkoba di kota Parepare. Penangkapan dilakukan oleh Tim Intelijen dan Jaksa Eksekutor dari Kejati Sulbar dibawah arahan Kepala Kejaksaan Tinggi Sulbar Johny Manurung.

“Penangkapan ini dilakukan setelah tim Intelijen Kejati Sulbar melakukan pemantauan lapangan selama 3 hari 2 malam dan setelah memastikan target operasi berada di dalam rumah,” jelas Kasi Penkum Kejati Sulbar Amir dalam siaran persnya.

Amir menjelaskan bahwa terdakwa Rosalinda untuk sementara diamankan di Kejari kota Parepare untuk selanjutnya akan dilakukan pemeriksaan kesehatan termasuk di rapid rest sesuai protokol kesehatan.

“Asisten Intelijen Kejati Sulbar Irvan Samosir bersama Jaksa eksekutor memasuki rumah terdakwa dan langsung melakukan penangkapan dan selanjutnya terdakwa di bawah ke Kejari Parepare untuk di lakukan rapid test dan selanjutnya dibawah ke Ke Sulawsei Barat,” terangnya.

Amir menambahkan DPO tersebut dalam waktu dekat akan segera dibawa ke Sulbar dan akan dijebloskan kedalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas).

“Jadi yang bersangkutan adalah DPO di Kejari Mamasa. Soal mau ditempatkan dimana, nanti diliat. Tapi kemungkinan akan ditempatkan di Lapas Polman,” tutupnya.

Komentar