oleh

Warga Parepare Respon Hadirnya SALAMAKI RSUD Andi Makkasau

Editor : Kalmasyari-Berita, Daerah, Parepare-

PAREPARE, BACAPESAN.COM – Layanan Sehat Dalam Genggaman Kita (Salamaki) yang diluncurkan managemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Andi Makkasau Kota Parepare belum lama ini, mendapat renspon besar masyarakat, utamanya yang masih enggan berobat langsung ke rumah sakit di tengah pandemi Korona yang masih terjadi.

Agar semakin memudahkan masyarakat Parepare mendapat layanan dan akses kesehataan yang dibuka secara online tersebut, managemen RSUD Andi Makkasau akan supayakan agar layanan Salamaki dapat terintegrasi dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS). Hal itu dikemukakan Direktur Renny Anggraeni Sari, kemarin.

Upaya penyesuaian layanan tersebut, kata Renny, agar klaim terkait layanan terhadap pasien yang membutuhkan semisal obat-obatan, bisa mendapat jaminan dari BPJS. Sehingga, kata dia, warga tidak lagi mengeluarkan biaya. “Akan kita ajak duduk bersama pihak BPJS untuk membahas rencana integrasi layanan Salamaki dengan BPJS,” ujarnya.

Sementara Wakil Direktur RSUD Andi Makkasau, Ibrahim Kasim menjelaskan, layanan Salamaki dapat diakses secara gratis setelah didownload melalui playstore. Penggunaannya, kata dia, pun mudah. “Cukup mendaftarkan diri dengan menggungah identutas kependudukan seperti KTP dan KK. Dan layanan ini, khusus hanya diperuntukkan untuk warga Parepare,” jelasnya.

Melalui aplikasi telemedicine Salamaki, kata Ibrahim lagi, pasien tak sebatas mendapat ruang untuk dapat berkonsultasi dengan dokter sesuai penyakit yang dikeluhkan. Pasien, juga akan mendapatkan resep obat, dan bahkan jika dibutuhkan juga disiapkan pengantaran obat ke pasien. “Dalam layanan ini, pasien dapat terhubung dengan dokter melalui komunikasi daring via teks, audio, gambar, maupun video call sesuai kebutuhan,” papar Ibrahim yang juga salah satu dokter spesialis bedah di RSUD Andi Makkasau.

Melalui layanan SALAMAKI, tambah Ibrahim, masyarakat diharapkan tetap mendapat pelayanan kesehatan secara maksimal di tengah pandemi. Sekaligus, kata dia, solusi bagi warga yang enggan atau takut berobat di rumah sakit dan puskesmas selama masa pandemi Covid-19.
(***)

Komentar