oleh

Mengharukan, Warga Dusun Minta Tahfidz Benahi Sosial Keagamaan

Editor : Lukman Maddu-Pilkada-

MAROS, BACAPESAN.COM – Kemajuan zaman patut disyukuri. Teknologi membuat hal yang selama ini rumit, menjadi jauh lebih mudah. Tetapi bagi Ansari, warga Dusun Biring Je’ne, Desa Moncongloe, Kecamatan Moncongloe, benteng agama harus tetap kokoh.

“Supaya teknologi dan modernisasi bisa selalu disambut dengan mentalitas yang baik,” ujarnya saat ikut kampanye tatap muka paslon Tahfidz (Andi Tajerimin-Havid S Fasha) di kampungnya, Selasa, 6 Oktober 2020.

Dia pun meminta Tahfidz untuk menjadikan ini prioritas. Menumbuhkan semangat beragama dari dusun-dusun sekalipun. Suasana haru pun menyelimuti pertemuan, mendengar permintaan dari warga yang melihat perlunya ada filter di zaman digital ini.

Havid yang hadir pada acara sosialisasi itu langsung menjawab. “Saya orang Moncongloe, tahu betul bahwa warga Moncongloe begitu santun. Makanya selalu mengedepankan hubungan sosial yang berlandas keagamaan.

“Terlebih dalam Islam, hal apapun yg kita kerjakan kalau tidak didasari agama, itu akan sia-sia,” ucapnya.

Makanya, imbuh eks anggota DPRD Maros itu, akronimnya bersama Tajerimin pun dibuat islami; Tahfidz. Programnya pun islami. Ada program unggulan Gemantik, Gerakan Masjid Cantik. Masjid-masjid akan dibuat nyaman sehingga memancing jemaah berdatangan.

Ada juga program menaikkan insentif imam masjid, guru mengaji, hingga para marbot.

Pada pertemuan itu, beberapa warga juga curhat soal tidak adanya irigasi pertanian. Pada musim kemarau seperti sekarang, sangat sulit untuk mengelola sawah maupun kebun. Bahkan untuk air minum pun tidak gampang.

“Kalau kami terpilih, irigasi pertanian menjadi salah satu prioritas untuk mensejahterakan petani. Bukan hanya itu, kami juga memiliki program pupuk gratis bagi petani. Jadi petani bisa lebih sejahtera,” kuncu Havid. (*)

Komentar