oleh

Meninggal Sebelum Wisuda, Ini Persembahan Mahasiswi  PNUP untuk Orang Tuanya

Editor : Syarifah Fitriani, Penulis : Hikmah-Kampus-

MAROS, BACAPESAN.COM- Pilu, kira kira kata ini yang cocok menggambarkan perasaan ibu Indo Anja’ saat menghadiri wisuda putrinya Rasida AT (22) di Kampus 2 Politeknik Negeri Ujung Pandang (PNUP).

Betapa tidak, jika biasanya orang tua mendampingi anaknya selama prosesi wisuda, Indo Anja’ terpaksa hadir sendiri menerima penyematan gelar Ahli Madya Akutansi tanpa putri sulungnya itu. Hal tersebut lantaran Rasida telah berpulang  kepangkuan ilahi sejak 25 September 2020 lalu karena penyakit jantung yang di deritanya.

Ditemui bacapesan.com Minggu (11/10/2020) kemarin, Indo Anja’ yang hadir ditempat wisuda dengan memeluk foto berbingkai putih milik putrinya menceritakan, putrinya adalah sosok yang sangat baik, pintar dan berprestasi. Gelar Juara Umum ketika Rasida menempuh pendidikan di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) berhasil disabetnya.

Tidak mau menyusahkan orang tua, semasa hidupnya Rasida yang dikenal hobi menari melanjutkan pendidikannya dan berkuliah di PNUP melalui jalur bidik misi dan mendapat beasiswa penuh selama tiga tahun.

“Pintar memang, waktunya tamat di SMK Sengkang juara umum, dari dulu ambil jurusan Akuntansi. Waktu selesai ujian, anak saya pulang kampung dan tiba tiba sakit kemudian dilarikan ke rumah sakit terdekat,” katanya mengenang.

Tidak hanya diakui orang tua, Direktur Politeknik Negeri Ujung Pandang (PNUP) Makassar, Prof Ir Muhammad Anshar juga turut memuji gadis kelahiran Sengkang itu. Menurutnya almarhum adalah anak yang rajin dan cerdas.

“Almarhumah aktif kuliah, ia meninggal di kampungnya sesudah ikut ujian, kami yang mendengar kabar duka itu juga merasa heran karena tidak ada tanda tanda. Anaknya cerdas baik, sopan, akademinya baik dan karakternya baik. Anak dengan karakter yang seperti ini yang kami harapkan di PNUP,” bebernya.

Lebih jauh kata Prof Anshar, pihaknya akan memberikan penghargaan bagi almarhum. “Sementara kami akan pikirkan penghargaan apa yang akan kami berikan,”tambahnya.

Hingga akhir hayatnya, Rasida mempersembahkan gelar Ahli Madya Akutansi dengan Indeks prestasi kumulatif (IPK) 3,76 kepada kedua orang tuanya.

Komentar