oleh

Dilaporkan ke Polisi, DP: Jangan Sampai Ada Rekayasa

Editor : Syarifah Fitriani, Penulis : Ratih-Pilkada-

MAKASSAR, BACAPESAN.COM — Pasangan Calon Walikota Makassar Nomor urut 1 Moh Ramdhan Pomanto-Fatmawati Rusdi tidak mempermasalahkan perihal laporan dugaan tindakan pelanggaran pidana pemilu 2020.

Mantan Walikota Makassar periode 2018 itu, menyebut tindakan yang dilakukan bawaslu perihal laporan dugaan tindakan pelanggaran pidana pemilu 2020, memang sudah sesuai prosedur.

“Urusannya itu bawaslu. Saya nda pernah mendorong dan apa semua. Sudah jelas harus sesuai prosedurnya. Kan pasti ada orang yang terlibat disitu. Kan harus diungkap itu orang ceritakah atau apa jangan sampai ada rekayasa,” ujar Danny, sapaan akrabnya, Rabu (14/10/2020).

Diketahui, pasangan “ADAMA” ini, diduga melakukan politik uang dengan cara membagikan sembako ke masyarakat.

Lebih lanjut, DP mengatakan saat ini masyarakat cukup cerdas untuk menilai isu yang saat ini sedang berkembang perihal dirinya. Bahkan, ia mengaku siap jika harus dipanggil oleh tim penyidik dari polrestabes untuk diperiksa.

“Sayakan tidak tau apa-apa itu. Biasalah inikan main-mainan. Masyarakat juga tau mainan begini. Biar mau putar-putar (cerita) masyarakat tau bagaimana kebenarannya. Kalau saya setiap saat siap. Karenakan itu bukan masalah. Tapi saya kira tidak ada hubungannya dengan saya kenapa musti di panggil,” ungkapnya.

Komentar