oleh

DPRD Pinrang Lakukan Monitoring dan RDP dengan Seluruh Kepala Pasar

Editor : magang, Penulis : Amran-Bisnis, Daerah, Pinrang-

PINRANG, BACAPESAN.COM — Dalam rangka monitoring perkembangan pasar khususnya pasar-pasar rakyat di Kabupaten Pinrang, Komisi II DPRD Pinrang mengundang Dinas Perindagem serta para kepala pasar se-Kabupaten Pinrang untuk mengikuti Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang bertempat di ruang rapat Paripurna Kantor DPRD Kab. Pinrang, Selasa (13/10/2020).

Rapat tersebut dipimpin oleh Ketua Komisi II Hastan Mattanete yang didampingi Wakil Ketua Komisi II A.Mulyadi Mustafa dan Sekretaris Komisi II H.Nasrun Paturusi, serta dihadiri beberapa Anggota Komisi II lainnya.

Ketua komisi ll Hastan Mattanete menjelaskan, tujuan diundangnya kepala pasar se-Kabupaten Pinrang adalah selain untuk silahturahmi, juga karena mereka ingin mendengar langsung kondisi pasar-pasar dari para kepala pasar. Mengingat akhir-akhir ini banyak aspirasi masyarakat yang masuk ke DPRD terkait adanya beberapa masalah yang muncul di beberapa pasar. Hal ini perlu diklarifikasi dan di dengar langsung dari pihak-pihak terkait dalam hal ini Dinas Perindagem dan para kepala pasar yang merupakan garda terdepan di pasar-pasar.

“Semoga dengan pertemuan ini bisa ditemukan solusi dari permasalahan yang berkembang di luar akhir-akhir ini. Salah satunya yang perlu diperhatikan oleh dinas terkait adalah perencanaan pembangunan pasar yang kurang sehingga terkadang pasar yang telah menelan anggaran yang cukup besar namun ternyata tetap tidak bisa berfungsi sebagaimana yang diharapkan,” jelas Hastan.

Sementara itu salah satu Anggota Komisi II Ilwan Sugianto mengatakan, banyak laporan yang masuk dalam 1 tahun terakhir terkait tentang masih banyaknya pasar yang semrawut. Padahal, salah satu cara untuk mendongkrak PAD di Kabupaten Pinrang adalah dengan meningkatkan SDM para kepala pasar.

Pasar yang dikelola secara maksimal bisa meningkatkan PAD. Jadi, mindset para kepala pasar harus diubah supaya lebih proaktif, lebih kreatif dan lebih professional dalam mengelola pasar. Salah satunya yang perlu mendapat perhatian khusus adalah Pasar Sentral Terminal dan Pasar Paleteang.

Sementara itu, menurut Sekretaris Dinas Perindagem Pinrang Nasruddin, dalam pembinaan Dinas Perindagem Pinrang ada 12 pasar rakyat yang efektif. 1 pasar yang tidak aktif yakni Pasar Batulappa dan 3 pasar yang dibangun tetapi pengelolaannya oleh Pemerintah Desa yaitu Pasar Malimpung, Pasar Pajalele dan Pasar Tuppu.

Ada 3 sumber pembiayaan dalam pembangunan prasarana perdagangan yakni dari dana APBN melalui Tugas Pembantuan (TP), DAK dan DAU.

“Rdp ini akan dijadwal ulang dengan mengundang BKUD, Dinas Perhubungan, Satpol PP dan Dinas Perindagem Pinrang. Jadi, kami harap pada RDP berikutnya agar Dinas Perindagem sudah siap dengan konsep penanganan Pasar Sentral Terminal dan Pasar Paleteang,” pungkas Hastan.

Komentar