oleh

Alasan Hilang, BPKAD Takalar Diduga Selewengkan Anggaran Proyek Ratusan Juta Rupiah

Editor : Syarifah Fitriani, Penulis : Supahrin-Takalar-

TAKALAR, BACAPESAN.COM- Direktur CV Aqilah Kontruksi, Daeng Ngopa kecewa lantaran dua proyeknya yang telah dikerjakan belum dibayarkan sampai sekarang oleh Pemerintah Daerah Takalar dengan alasan anggarannya hilang.

“Bagaimana kami tidak kecewa, kalau dua proyek itu pengerjaanya telah selesai pada bulan september lalu dan tiba tiba anggarannya hilang di Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Takalar. Padahal kami sudah mengambil uang muka sekitar Rp200 juta lebih,” kesal Daeng Ngopa, Rabu (14/10).

Lebih lanjut dikatakan Daeng Ngopa, dua proyek ini dari Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Pemukiman (DPUPR-PKP) Kabupaten Takalar Bidang Sumber Daya Alam (SDA) dengan anggaran secara keseluruhan sebesar Rp300 juta lebih yang bersumber dari APBD TA. 2020.

“Pastinya kami selaku penyedia sangat menyesalkan dan akan melaporkan ke Aparat Penegak Hukum (APH). Karena kuat dugaan anggaran didua proyek tersebut diselewengkan oleh Pemerintah Takalar dalam hal ini BPKD Takalar,” ucap Daeng Ngopa.

Sebab, proyek telah di PHO bahkan sudah ada Surat Perintah Membayar (SPM) dari DPUPR-PKP Takalar dan kami telah mengajukan untuk pencairan ke Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKAD) Takalar. Namun setelah sampai di BPKAD anggarannya sudah tidak ada.

“Saya sudah berapa kali ke BPKAD mempertanyakan namun mereka selalu menjanji dan katanya mau diparsialkan. Kami tak menerima kalau BPKAD mau parsialkan saya punya kegiatan. Karena saya sudah mencairkan uang muka,” tegas Daeng Ngopa.

Sementara Pelaksana Harian (PLH) Kepala Badan Keuangan Aset Daerah (BKAD) Takalar, H. Paisal Sahing enggan berkomentar, “belum saya cek ndi, lebih baik konfirmasi ke SKPD,” ujarnya saat dikonfirmasi via WhatasAap, rabu (14/10).

Komentar