oleh

APK Paslon Walikota Makassar Terhambat, Ini Alasannya

Editor : Syarifah Fitriani, Penulis : Ratih-Headline, Pilkada-

MAKASSAR, BACAPESAN.COM — Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Makassar Divisi Teknis, Gunawan Mashar menyebut alat peraga kampanye (APK) untuk paslon Wali Kota Makassar masih belum dipasang karena dalam proses percetakan

Gunawan mengatakan lamanya pembuatan APK lantaran KPU masih harus lakukan tender, sebab ada aturan ketentuan penganggaran minimal diangka Rp100 juta pengadaannya kemudian bisa ditender APK-nya.

“Bukan terhambat. Semua kabupaten kota pernah mengalami hal sama. Untuk calonnya yang terbanyak. Karena ada aturan ketentuan penganggaran minimal diangka Rp100 juta pengadaannya itu pasti ditender. Nah itu yang bikin hambat. Semuanya jadi bukan hambatan teknis tapi hambatan sungguhan. Ditender ki. Sekarang dalam tahap percetakan ki setau saya,” ujar Gunawan, Jumat (16/10/2020).

Lebih lanjut, Gunawan mengaku saat ini APK masih dalam percetakan. Diketahui, APK yang difasilitasi KPU yakni baliho, spanduk, dan bahan kampanye lainnya seperti browsur dan poster.

Hanya saja, Gunawan belum bisa memastikan kapan pendistribusian APK ke Paslon Wali Kota Makassar dapat terealisasi. Namun, pihaknya memberikan kebijakan kepada setiap paslon untuk mencetak sendiri APK, dengan syarat tidak melebihi dari 200 persen dari APK yang akan difasilitas KPU.

“APK yang handal di KPU dimungkinkan untuk calon membuat APK sendiri. Jadi selain difasilitasi oleh KPU calon dimungkinkan untuk membuat APK sendiri, itu  ketentuannya tapi tidak melebihi 200 persen dari yang dibuat oleh KPU. Misalnya ketentuannya kalau tidak salah peritem beda-beda, misalnya baliho kalau tidak salah 20 di buat oleh KPU. berarti kalau 200 persen maksimal dia buat 40 cuma dia buat,” jelasnya.

Sementara, untuk kampanye di Media Sosial (Medsos), Gunawan menyebut sudah dilakukan mulai 26 September lalu.

“Kalau untuk kampanye media sosial (medsos) itu sejak 26 September dilakukan dan itu tidak dibatasi,” ungkapnya.

Komentar