oleh

Bawaslu dan Pemkot Makassar Kompak Tertibkan APK Liar

Editor : Syarifah Fitriani, Penulis : Ratih-Pilkada-

MAKASSAR, BACAPESAN.COM — Badan Pengawasan pemilu (Bawaslu) Makassar bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar telah melakukan penertiban alat peraga kampanye (APK) Paslon Walikota Makassar yang banyak tersebar di ruas jalan.

Koordinator Divisi Penindakan dan Penanganan Pelanggaran Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Sri Wahyuningsi mengatakan pihaknya telah menertibkan APK yang terpasang diruas jalan, sesuai dengan perwali Nomor 18 Tahun 2013 tentang Pengaturan Pemasangan Reklame dan Atribut Partai Politik Dalam Kota Makassar.

Sri mengaku saat ini, baru 3 Kecamatan yang merespon perihal penertiban APK, yakni Kecamatan Bontoala, Biringkanaya, dan Tamalanrea. Sementara untuk kecamatan lain, pihaknya masih menunggu respon dari pihak camat.

“Beberapa hari lalu kita sudah melakukan penertiban bersama pemerintah kota makassar telah melakukan penertiban terhadap alat peraga yang sekarang banyak tersebar. Yang di bersihkan itu memang untuk saat ini adalah yang dipasang diruas jalan yang terlarang sesuai perwali. Baru tiga kecamatan yang merespon ini Bontoala Biringkanaya dan Tamalanrea. Yang lain kami menunggu respon dari pak camat dan lainya. Baru tiga kecamatan yang kita tertibkan kemarin,” ujar Sri, Senin (19/10/2020).

Sementara berdasarkan perwali, terdapat 19 ruas jalan yang tidak boleh dipasangkan APK, yakni sepanjangan jalan Perintis Kemerdekaan, Jl Ahmad Yani, Jl Sudirman, Jl Penghibur, termasuk Pettarani.

“Kalau sesuai perwali ada 19 ruas jalan antara lain misalnya sepanjang jalan Perintis tidak boleh dipasangai APK, Ahmad Yani, kemudian Sudirman termasuk Pettarani tidak boleh, Jalan Penghibur itu antara lain ruas jalan yang tidak boleh dipasangi,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan APK yang saat ini terpasang dibeberapa ruas jalan merupakan pelanggaran perwali. Untuk itu, harus di tertibkan.

“Ini adalah pelanggaran perwali jadi sanksinya mesti diturunkan (tertibkan),” tegasnya.

Komentar