oleh

Kasus Dugaan Kampanye Hitam, Bawaslu: Belum bisa Dipastikan

Editor : admin 1, Penulis : Ratih-Pilkada-

MAKASSAR, BACAPESAN.COM— Perkembangan kampanye hitam atau black campaign yang diduga dilakukan oleh Erwin Aksa selaku Ketua Tim Pemenangan paslon nomor urut 2, Appi – Rahman, kepada paslon ADAMA masih salam proses memberi penanganan pelanggaran.

Koordinator Divisi Penindakan dan Penanganan Pelanggaran Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Sri Wahyu Ningsi menyebut kasus dugaan kampanye hitam saat ini masih berjalan prosesnya.

Lebih lanjut, Sri mengungkapkan kasus dugaan kampanye hitam merupakan kasus penerusan dari provinsi sebab, pihak terlapor yakni kuasa hukum ADAMA melaporkan melalui provinsi. Hanya saja, pihak provinsi melimpahkan kasus tersebut ke bawaslu makassar untuk ditangani.

“Kalau kampanye hitam memang kami mendapat penerusan dari provinsi jadi mereka melapornya dari provinsi bukan ke makassar. tetapi dari provinsi mengirim ke sini untuk ditangani dan sekarang ini masih dalam proses memberi penanganan pelanggaran jadi kita lagi mengundang, kita sudah lebih 9 undangan yang kita keluarkan, sudah ada undangan ke-2 juga mudah-mudahan hari ini mereka memenuhi undangan kita. itu masih berjalan prosesnya,” ujar Sri, Senin (19/10/2020).

Sri mengungkapkan belum bisa memutuskan apakah kasus tersebut kampanye hitam atau tidak. Sebab, pihaknya masih melakukan kajian berdasarkan saksi dan bukti yang ada.

“Belum. Jadi kami belum bisa katakan karena kami melakukan kajian itu berdasarkan saksi dan bukti yang ada. Inikan masih sementara pemanggilan semuanya jadi kami belum putuskan seperti apa apakah itu kampanye hitam atau bukan,” jelasnya.

Terlebih, ia mengatakan saat ini, pihaknya masih punya waktu untuk penanganan selama 5 hari. Untuk itu, ia belum bisa memastikan apakah kasus tersebut kampanye hitam atau tidak, sebab masih dalam proses penanganan.

“kami punya waktu untuk penanganan 5 hari paling lama 5 hari. Saya belum bisa menyampaikan apa-apa karena ini masih dalam proses penanganan,” terangnya.(*)

Komentar