oleh

Pejuang muda DPD Golkar Sulsel tolak Taufan Pawe menjadi ketua DPD I Golkar Sulsel

Editor : admin 1, Penulis : Ratih-Politik-

MAKASSAR, BACAPESAN.COM — Puluhan massa Pejuang muda DPD Golkar Sulsel menggelar aksi penolakan, Taufan Pawe memimpin DPD Golkar Sulsel, di Jalan Bonto Lempangan.

Aksi penolakan tersebut terjadi lantaran Pejuang muda DPD Golkar Sulsel menganggap proses terpilihnya Taufan Pawe menjadi ketua DPD I Golkar Sulsel, tidak sesuai aturan mekanisme pelaksanan Musda Golkar Sulsel.

Pejuang muda Golkar Sulsel berharap DPP Golkar membatalkan hasil Musda ke X DPD I Golkar Sulsel yang digelar waktu lalu.

Kordinator aksi Pejuang Muda DPD I Golkar Sulsel, Iswahyudi Syahrir mengatakan saat ini, partai golkar tercederai dengan proses musda yang cacat.

Iswahyudi berharap ketua DPP Golkar, Airlangga Hartarto memerintahkan pelaksanaan ulang Musda DPD I Golkar Sulsel, untuk mengembalikan citra nama baik Golkar sebagai partai terbesar di Sulsel.

“Partai Golkar adalah partai politik di Sulsel, tetapi hari ini tercederai dengan proses Musda yang cacat. Proses terpilihnya ketua DPD I Golkar Sulsel, Taufan Pawe cacat aturan mekanisme pelaksanaan Musda, dan cacat hukum. Kami dengan tegas menolak Taufan Pawe menjadi DPD ketua Golkar Sulsel. Kami berharap DPP dibawa kendali bapak Airlangga Hartarto yang kami cintai untuk memusdakan ulang DPD I Golkar Sulsel,” ujar Iswahyudi, saat orasinya, Rabu (21/10/2020).

Beberapa point yang dituntut Pejuang Muda DPD I Golkar Sulsel, yakni mendesak Ketua Umum DPP Golkar untuk segera membatalkan Hasil Musyawarah Daerah (Musda) ke X DPD I Golkar Sulsel karena melanggar mekanisme dan meminta segera dilakukannya Musda ulang agar roda organisasi kembali berjalan harmonis dan kerja-kerja partai didalam menyongsong pilkada 2020 terlaksana dengan baik.

Lebih lanjut, Iswahyudi mengatakan terpilihnya Taufan Pawe menjadi ketua DPD I Golkar Sulsel seenaknya menyusun struktur tanpa melibatkan formatur yang telah ditetapkan dalam muda DPD 1 Golkar.

“Golkar ini bukan milik peribadi, Taufan Pawe seenaknya menyusun strukturnya tanpa melibatkan formatur yang ditetapkan di Musda DPD I Golkar yang dilaksanakan beberapa waktu lalu di Jakarta,” ungkapnya.(*)