oleh

Kemenag Sulsel Launching Program Wakaf Alquran di Hari Santri

Editor : Syarifah Fitriani-ISLAMI-

MAKASSAR, BACAPESAN.COM – Kantor Wilyah (kakanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Sulawesi Selatan melaunching program Wakaf Alquran. Program ini diinisiasi Bidang Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kemenag Sulsel, Rabu (21/10/2020) malam.

Launching dilakukan langsung Kakanwil Kemenag Sulsel KH Khaeroni, dididampingi Kepala Bagian Tata Usaha H Faturrahman, dan Kepala Bidang Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kemenag Sulsel, H Mulyad.

Di sela-sela Shalawat dan Tausyiah Kebangsaan dalam rangka Hari Santri Nasional (HSN) yang diperingati setiap tanggal 22 Oktober, tahun ini, malam puncak peringatan HSN Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan dipusatkan di lapangan upacara Kanwil Kemenag Sulsel, dan diikuti oleh kemenag kabupaten / kota se sulsel via zoom meeting dan medi sosial. Launching ditandai dengan penyerahan secara simbolis Kitab Suci Alquran kepada perwakilan santri.

“Mudah-mudahan program ini bisa bermanfaat dan bagi masyarakat yang membutuhkan Alquran bias mendatangi Kementerian Agama Sulsel, “ujar Khaeroni.

Dalam kesempatan tersebut, kakanwil menyebutkan, kedudukan santri saat ini sangat kuat dan kokoh apalagi dengan disahkannya Undang-undang tentang Pesantren. Sehingga kedepan, santri akan mendapatkan pendidikan dan pengetahuan yang layak. “Oleh karean itu kiranya bisa kembali belajar di Pesantren,” ungkapnya.

Kegiatan secara virtual dan live streaming ini, tausiyah kebangsaan disampaikan Imam Besar Al-Markaz Al-Islami, Dr. H. Muammar Bakri, Lc. Disebutkan, santri sangat diperhitungkan, karena memberikan pengaruh besar bagi kemerdekaan Indonesia.

Menurutnya, santri tidak hanya yang terdaftar di pesantren resmi atau pernah saja mondok. “Sekalipun tidak pernah mondok tapi punya karakter santri itulah santri Indonesia. Sesungguhnya siapa yang dekat dan sering membaca alquran sesungguhnya itulah santri,”ungkapnya.

Sementara Kabid Bidang Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren H Mulyadi selaku panitia Hari Santi 2020 tingkat Sulsel dalam laporannya mengatakan, sejumlah kegiatan digelar sebagai rangkaian Hari Santri, seperti launching Hari Santi 2020 melalui Youtube Pendidikan Pesantren 1 Oktober 2020. Penyerahan bantuan Covid-19 kepada 1946 lembaga pendidikan, yang secara simbolis diserahkan Wamen RI H Zainut Tauhid Sa’adi 9 Oktober 2020 di MTsN 1 Makassar. Lomba video pendek inovasi pencegahan dan pengendalian Covid di pesantren.

“Seluruh pelaksanaan Hari Santri ini mengedepankan prinsip-prinsip kesederhanaan dan kehidmatan,’ tandasnya.