oleh

Jelang Pilwali Makassar, KPU Siapkan 15 Media Officer

Editor : admin 1, Penulis : Ratih-Pilkada-

MAKASSAR, BACAPESAN.COM — Jelang Pemilihan Wali Kota Makassar, pada 9 Desember mendatang, 1 Komisi Pemilihan Umum (KPU) Makassar menyiapkan media officer di 15 kecamatan yang ada di Kota Makassar.

Pasalnya, KPU Makassar juga memiliki penguatan tim, seperti membuat buletin, media officer sosial, fotografer. Pasalnya, tim tersebut akan tugaskan di 15 Kecamatan.

Komisioner KPU Makassar Divisi Sosialisasi, Parmas dan Pendidikan Pemilih, Endang Sari mengatakan pihaknya telah merekrut 30 orang untuk tim media official KPU yang akan mengawal pemilihan serentak.

“Kenapa kami merekrut banyak sekali media official KPU sampai 30 orang karena kami ingin semua kegiatan yang dilaksanakan KPU Makassar dalam mengawal pemilihan serentak ini itu terdokumentasi jadi nanti ada jejak sejarah yang kemudian kita tinggalkan untuk generasi Makassar kedepannya,” ujar Endang, Jum’at (23/10/2020).

Lebih lanjut, Endang mengatakan tim media officer KPU akan ditugaskan di 15 kecamatan yang ada di Kota Makassar untuk mendokumentasikan kegiatan PPK, TPS, dan kegiatan sosialisasi.

“Tugas-tugasnya ada 15 orang yang kami tempatkan di 15 kecamatan, disetiap kecamatan mereka mendokumentasikan kegiatan PPK, kegiatan TPS baik kegiatan sosialisasi maupun mengawal tahapan yang sementara berjalan disetiap kecamatan,” ungkapnya.

Endang mengatakan KPU Makassar akan membuat buletin sebagai sarana sosialisasi agar informasi-informasi dalam pilkada nanti bisa dijangkau oleh masyarakat melalui media sosial.

“Kami tidak ingin kehilangan momen itu. kemudian setiap bulan akan dibuat dalam bentuk buletin, jadi ada buletin juga yang dikeluarkan oleh KPU Makassar itu sebagai sarana sosialisasi juga, selain itu memperbaiki media sosial jadi ada tim khusus yang direkrut untuk anak-anak muda kreatif yang kemudian bisa memegang medsos, bisa jadi videografer, fotografer untuk dokumentasi kegiatan di KPU Makassar,” ungkapnya.

Selain itu, tim media officer juga akan menjadi penyambung KPU Makassar untuk mencatat pelanggaran yang terjadi selama penyelenggaraan pilkada pada 9 Desember mendatang.

“Termasuk mencatat pelanggaran, mereka menjadi penyambung KPU Makassar untuk tetap melihat bagaimana penyelenggara kami dilapangan,” ungkapnya.

Endang menyebut, tim media officer akan menjadi mata bagi KPU untuk melihat kinerja penyelenggara, apakah sudah sesuai ataukah tidak.

“Mereka jadi mata KPU untuk melihat kinerja dari penyelenggara apakah sesuai atau tidak, jadi mereka juga bisa menjadi tempat kami untuk menyandingkan informasi apa yang terjadi dilapangan dan bagaimana versi dari tim media ini,” ungkapnya.(*)