oleh

Golkar Sulsel Tutup Rangkaian HUT ke-56 di Kota Kelahiran BJ Habibie

Editor : Kalmasyari-Berita, Daerah, Parepare-

PAREPARE, BACAPESAN.COM – Setelah sukses menggelar tasyakuran di Makassar, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Partai Golkar Sulawesi Selatan, menutup rangkaian acara ulang tahun ke-56 Partai Golkar di kota kelahiran tokoh Golkar BJ Habibie, Parepare.

Kegiatan itu sekaligus sebagai puncak peringatan HUT Golkar secara nasional yang berlangsung secara virtual, Sabtu malam, 24 Oktober 2020, dan tingkat Sulsel dipusatkan di Hotel Grand Kartika, Kota Parepare.

Ketua DPD I Golkar Sulsel Taufan Pawe hadir bersama elite, senior, dan tokoh Golkar di antaranya Andi Marzuki Wadeng, La Kama Wiyaka, Pangerang Rahim, anggota Fraksi Golkar DPRD Sulsel Rahman Pina, serta tokoh lainnya.

“Bapak BJ Habibie adalah tokoh dunia, tokoh nasional, tokoh bangsa, Presiden Republik Indonesia pada masanya yang lahir di Parepare. Kami menjadikannya inspirasi dalam membangun Parepare. Beliau juga adalah tokoh Golkar, sehingga tepat rasanya puncak HUT Golkar di Sulawesi Selatan kita adakan di kota kelahirannya,” ungkap Taufan Pawe, Wali Kota Parepare dua periode.

Selain Kesehatan Pulih, Ekonomi Bangkit yang menjadi tagline nasional HUT Golkar, Taufan Pawe pun berkomitmen membawa Golkar memenangkan Pilkada serentak 2020 di 12 daerah di Sulsel. Minimal 60 persen kemenangan yang menjadi target nasional.

Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto dalam pidato politiknya pada puncak HUT Golkar mengingatkan, banyak kader Golkar sekarang yang sedang mempersiapkan diri untuk merebut kemenangan pada Pilkada di awal Desember 2020. “Dari Aceh hingga Papua, para pendekar Partai Golkar akan bekerja keras meraih sukses lewat cara-cara kampanye yang adaptif dan kreatif, sambil tetap mematuhi protokol kesehatan seperti pemakaian masker, social distancing, dan mencuci tangan secara teratur,” kata Airlangga.

Kepada mereka semua, kata Airlangga, seluruh kader dan pimpinan partai mengirimkan doa serta menginstruksikan kepada seluruh jajaran partai, dari DPP, pengurus provinsi, hingga pengurus di tingkat kelurahan untuk menggunakan segenap kekuatan dan membantu memenangkan kandidat Golkar.

“Ini wajib hukumnya untuk kita lakukan. Rawe rawe rantas, malang malang putung. Kita satukan tekad, kita hadapi setiap rintangan, dan kita menangkan kandidat Partai Golkar kebanggaan kita. Target kemenangan minimal 60 persen Insya Allah akan tercapai, dan semua itu merupakan langkah awal kita untuk merebut kejayaaan Partai Golkar pada Pemilu 2024 kelak,” tandas Airlangga.
(***)