oleh

Pajak Kendaraan Dinas di Takalar Nunggak Hingga Ratusan Juta Rupiah

Editor : Syarifah Fitriani, Penulis : Supahrin-Headline, Takalar-

TAKALAR, BACAPESAN.COM- Pemerintah Kabupaten Takalar memperlihatkan contoh yang buruk ke masyarakat. Sebab, kembali tercatat sebagai pengemplang pajak kendaraan Dinas (Randis) hingga ratusan rupiah.

“Hal ini terjadi karena ratusan Kendaraan Dinas yang sudah dua tahun bahkan sampai lima tahun tidak membayar pajaknya sehingga masuk kategori Kendaraan Tidak Mendaftar Ulang (KTMDU),
atau pengemplang pajak kendaraan,” kata Kepala Unit Pelayanan Terpadu (UPT) Pendapatan (Samsat) Wilayah Takalar, Wahyuni Amir, Senin (26/10).

Wahyuni Amir juga menyampaikan bahwa saat ini Pemkab Takalar telah menunggak pajak Kendaraan Dinas (Randis) Takalar sebesar Rp 561.770.797. Itu merupakan data per tanggal 30 September 2020.

“Sehingga saya berharap ke Pemerintah Kabupaten Takalar agar bisa taat bayar Pajak Kendaraan Bermotor (PKB). Karena pembayaran pajak merupakan perwujudan kewajiban dan peran serta wajib pajak untuk ikut secara langsung dan bersama-sama melaksanakan pembiayaan negara dan pembangunan nasional,” ungkapnya.

Ia menambahkan, pajak merupakan sumber utama penerimaan negara yang menyumbang sekitar 70 persen dari seluruh penerimaan negara. Tanpa pajak, sebagian besar kegiatan negara akan sulit untuk dilaksanakan.

Sementara Kepala Bagian Umum Sekretariat Pemkab Takalar, Hj Hijrah saat dihubungi via WhatsApp belum berkomentar sampai berita ini ditayangkan,