oleh

Moch Afifuddin: Pandemi Covid-19, Kinerja Bawaslu Bertambah Dua Kali Lipat

Editor : Syarifah Fitriani, Penulis : Ratih-Politik-

MAKASSAR, BACAPESAN.COM — Anggota Bawaslu RI, Moch Afifuddin menyebut ditengah pandemi covid-19, kinerja Bawaslu dalam pemilihan Wali Kota (Pilwali) Makassar bertambah dua kali lipat dari sebelum.

Hal tersebut, lantaran model kampanye calon Wali Kota Makassar masih menggunakan metode kampanye tatap muka bersama warga yang akhirnya merepotkan pengawas ditiap-tiap kecamatan.

“Kerja kita bertambah dua kali lipat yang repot bapak ibu sekalian pengawas kecamatan,” ujar Afifuddin, Sabtu (31/10/2020).

Lebih lanjut, Afifuddin mengatakan dari hasil rilis pengawasan yang keluar, terdapat 800 kasus pelanggaran pilkada yang terjadi di Makassar.

“Implikasinya, pertemuan ini sering dilakukan, frekuensinya bertambah, jumlah pertemuannya juga tentu bertambah kecil-kecil intens. Apalagi di masa kampanye, sebab ini soal cara, soal pengalaman kami mengelola pemilu 2019,” ungkapnya.

Koordinator Pengawasan dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu RI ini, mengatakan saat ini pilihan kampanye pasangan calon (Paslon) Wali Kota Makassar, masih didominasi oleh kampanye tatap muka.

Hanya saja, Afifuddin menghimbau kepada seluruh pengawas untuk memaksimalkan koordinasinya dengan membuat jaringan komunikasi yang baik. Lebih lanjut, menegaskan agar masing-masing calon atau peserta tetap membangun hubungan baik di Pilwali Makassar nantinya.

“Yang diatur dalam kerangka etik adalah membangun jarak yang sama. Jika bapak ibu hubungan dengan partai A atau calon B itu 10 cm, maka dengan calon lain juga harus sama. Artinya, memperlakukan peserta atau calon dengan posisi yang sama,” ungkapnya.