oleh

Politisi Rahman Pina: Dalam Waktu Dekat, SK Kepengurusan Golkar Sulsel Periode 2020-2025 Diterbitkan DPP

Editor : Kalmasyari-Berita, Daerah, Parepare-

MAKASSAR, BACAPESAN.COM – Pertemuan Ketua Umum DPP Partai Golkar, Airlangga Hartarto dengan Ketua DPD I Golkar Sulsel, Taufan Pawe pada Mubes Musyawarah Kekeluargaan Gotong-Royong (MKGR)  sepertinya membawa kabar baik untuk kepengurusan DPD I Golkar Sulsel yang hingga kini belum disahkan.

Pada mubes MKGR yang digelar di Hotel Ritz-Carlton Jakarta, Jumat, 30 Oktober kemarin, TP akronim Taufan Pawe tampak ‘mesra’ bersama Airlangga Hartarto dan petinggi-petinggi Partai Golkar lainnya. Diantaranya Ketua Mahkamah Partai Golkar (MPG) Adies Kadir yang terpilih sebagai Ketua DPP MKGR menggantikan Roem Kono.

Hal ini dinilai positif bagi politisi Golkar Sulsel, Rahman Pina. Menurutnya, SK kepengurusan DPD I Partai Golkar Sulsel untuk periode 2020-2025 segera diterbitkan DPP.

“Insya Allah dalam waktu dekat ini (penerbitan SK kepengurusan Golkar Sulsel),” kata Rahman Pina, Sabtu, 31 Oktober 2020.

Anggota DPRD Sulsel ini meyakini, setelah SK kepengurusan Golkar Sulsel keluar, seluruh kader Golkar yang sempat terpecah bakal kembali bersatu. Hal itu didasari dari pengalaman Golkar selama berorganisasi. Apalagi, Taufan Pawe yang merupakan Wali Kota Parepare dua periode tersebut memiliki niatan besar untuk membesarkan Partai Golkar.

“Di Golkar itu, terbiasa dengan dinamika, kaya trik dan intrik. Tapi begitu ada putusan, ada SK keluar. Semua kader kembali solid,” jelasnya.

Sebelumnya Ketua DPRD Sulsel, Andi Ina Kartika mengungkapkan, jika Taufan Pawe yang berlatar belakang ahli hukum ini dinilai punya kesempatan dan niat untuk membesarkan Partai Golkar Sulsel.

“Namanya ini dinamika dalam berpolitik. Kita tahu bersama, TP adalah kader lama, beliau punya kesempatan dan niat untuk membesarkan partai,” ungkapnya.

Andi Ina meyakini, polemik Golkar Sulsel segera mereda. Menurutnya, apapun keputusan dari atas maka semua kader harus menjalankan.

“Saya pikir Partai Golkar dengan kedewasaannya, masalah yang ada akan terselesaikan dengan baik. Saya juga sangat berhati-hati untuk bersikap, terlebih Golkar adalah partai yang tegak lurus keatas, apapun putusan dari atas semua orang harus melaksanakan,” pungkasnya.
(***)