oleh

UMP Sulsel Naik, Gubernur Sulsel Minta Pengusaha Taat Aturan

Editor : Syarifah Fitriani, Penulis : Ratih-Headline, Metro-

MAKASSAR, BACAPESAN.COM — Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Prof Nurdin Abdullah meminta para pengusaha memberi kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) sebesar 2 persen.

“Diminta kepada seluruh pengusaha untuk mentaati keputusan ini,” ujar NA – Sapaan akrabnya, Senin (2/11/2020).

NA – sapaan akrabnya, mengatakan kenaikan UMP tersebut, dilakukan berdasarkan kesepakatan bersama serikat buruh dan pengusaha, pihaknya memberi kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) sebesar 2 persen atau sebesar Rp3.165,876 rupiah.

Sebelumnya, UMP Sulsel tahun 2020 sebesar Rp3.103.800 rupiah kemudian pada tanggal 1 Januari 2021, UMP akan dinaikkan sebanyak 2 persen, yaitu menjadi Rp3.165,876 rupiah.

“Di sulsel efektif mulai berlaku tanggal 1 januari 2021,” ungkapnya.

Eks Bupati Bantaeng dua periode itu, menyebut hitungan kenaikan UMP ditetapkan sesuai kondisi perekonomian masing-masing daerah. Sehingga di tengah pandemi, serikat buruh dan pengusaha bersepakat untuk menetapkan UMP naik 2 persen.

“mempertimbangkan kondisi perekonomian Indonesia pada masa pandemi Covid-19 dan perlunya pemulihan ekonomi nasional, diminta kepada Gubernur untuk melakukan penyesuaian penetapan nilai Upah Minimum Tahun 2021 sama dengan nilai Upah minimum Tahun 2020 dan melaksanakan penetapan Upah minimum setelah Tahun 2021 sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan,” ungkapnya.

Lebih lanjut, NA berharap dengan kenaikan UMP bisa membuat perekonomian di Sulsel meninkat.

“Saya juga berharap mudah-mudahan ekonomi sulsel ini bertumbuhan kita tentu akan positif dan kita akan kerja keras,” ungkapnya.

Pasalnya, UMP Sulsel menempati urutan ke 7 tertinggi di Indonesia dibawah DKI Jakarta, Papua, Sulawesi Utara, Bangka Belitung, Aceh dan Papua.

“Jika kita membandingkan dengan Provinsi lainnya di indonesia, Sulawesi Selatan menempati urutan ke 7 dengan UMP tertinggi di Indonesia, hanya di bawah DKI Jakarta, Papua, Sulawesi Utara, Bangka Belitung, Aceh dan Papua,” ungkapnya.