oleh

117 Inovasi Pemkot Makassar Ikut Innovation Goverment Award

Editor : Syarifah Fitriani, Penulis : Dian-Headline, Pemerintahan-

MAKASSAR, BACAPESAN.COM – Pejabat Walikota Makassar Prof Rudy Djamaluddin audiens dengan Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda) Kota Makassar membahas tentang Innovation Goverment Award (IGA) bertempat di lantai 11 Menara Kantor Balaikota Makassar, Senin (02/11/2020).

Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda) Kota Makassar Nielma Palamba saat bertemu Pj Walikota Makassar mengutarakan bahwa 117 inovasi unggulan pemerintah Kota Makassar didaftarkan pada pemberian penghargaan Innovation Goverment Award (IGA) yang akan di gelar Kementrian Dalam Negeri pada bulan Desember mendatang.

Tahun ini pemerintah Kota Makassar masuk dalam nominasi tiga besar IGA dan akan bersaing dengan kota Palembang dan Jogja. Ketiga kota ini akan diberi kesempatan untuk bersaing mempersentasekan inovasi yang sangat menonjol di daerahnya masing masing.

“Kami melaporkan ke Prof Rudy terkait ke ikut sertaan Pemkot Makassar pada kegiatan pemberian penghargaan Inovasi Goverment Award, dimana kami telah melaporkan 117 inovasi unggulan pemerintah kota sudah diverifikasi langsung ke Menteri Dalam Negeri untuk ikut dalam IGA ini,” ucapNielma .

Menurutnya Inovasi yang dilaporkan Kemendagri haruslah inovasi pemerintah kota yang penerapannya dimulai sejak awal Januari 2017 hingga akhir Desember 2019 dan belum pernah diikutkan dalam kegiatan penilaian inovasi daerah sebelumnya.

“Bentuk inovasi yang dilaporkan meliputi Tata Kelola Pemerintahan Daerah, Pelayanan Publik; dan berbagai Inovasi lainnya dari SKPD bersangkutan, nantinya hasil inovasi tersebut akan dipilih dua kluster untuk dijadikan inovasi unggulan,” terang Nielma.

Sementara itu, Pj Walikota Prof Rudy Djamaluddin menekankan keikutsertaan pemkot Makassar dalam IGA harus menonjolkan inovasi di bidang sektor Pariwisata dan Investasi.

“Bapak Presiden telah menekankan kebijakan ditingkat daerah untuk memajukan sektor pariwisata dan Investasi sebagai bentuk stimulan ekonomi untuk merangsang peningkatan pertumbuhan pendapatan ekonomi daerah, selain inovasi pelayan publik yang juga sangat penting bagi kebutuhan masyarakat,” terang Prof Rudy.