oleh

5 Sektor Beri Andil Positif Bagi Ekonomi Sulsel

Editor : Syarifah Fitriani, Penulis : Ratih-Ekobis-

MAKASSAR, BACAPESAN.COM — Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sulsel, Yos Rusdiansyah menyebut ada 5 sektor beri andil positif bagi pertumbuhan ekonomi sulawesi selatan.

Yos mengatakan terdapat 5 catatan peristiwa pada triwulan III yang memiliki tren positif di berbagai sektor seperti perikanan, transportasi, konstruksi, industri pengolahan dan APBD.

Hal tersebut, terbukti berdasarkan data BPS Sulsel tercatat pada triwulan III tahun 2020 terjadi trend positif terhadap perekonomian Sulsel yang naik 8,18 persen. Meski dari tahun ke tahun (Y to Y) masih menunjukkan kontraksi minus 1,08 persen.

“Data dari Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sulsel, produksi penangkapan ikan di laut selama kuartal 3-2020 diperkirakan sebesar 91 ribu ton atau naik 13,83 persen dari kuartal 2-2020. Namun dibandingkan tahun lalu, produksinya turun hingga -28,3 persen,” ujar Yos, Jum’at (6/11/2020).

Sementara, untuk produksi rumput laut mengalami penurunan -0,56 persen dari kuartal 2-2020. Untuk transportasi, mengalami peningkatan yang signifikan dari konsumsi masyarakat terhadap transportasi darat, laut, dan udara bila dibandingkan triwulan II tahun 2020.

“Sedang Produksi rumput laut sedikit turun -0,56 persen dari kuartal 2-2020.Jumlah penumpang yang berangkat melalui Bandara Hasanuddin meningkat signifikan tumbuh 257 persen dari kuartal 2-2020. Data ini berdasarkan Direktorat Jenderal Perbendaharaan Sulsel,” ungkapnya.

Sama halnya dengan sektor konstruksi yang kini kembali bangkit meski sempat meradang di tengah merebaknya wabah pandemi covid-19. Tercatat realisasi belanja modal dari APBN kuartal III tahun 2020 sebesar 607,1 miliar naik hingga 30 persen dari kuartal 2-2020. Sedang realisasi DAK Fisik terealisasi hingga 2,6 triliun selama Januari sampai September 2020, naik 125 persen dari tahun lalu.

Sedangkan peningkatan juga terjadi pada produksi industri manufaktur selama triwulan III tahun 2020. Lebih lanjut, Yos mengatakan realisasi belanja pegawai APBD Provinsi Sulsel hingga September 2020 tercatat sebanyak 2,22 triliun rupiah, atau naik 0,84 persen dari realisasi tahun lalu periode Januari sampai September 2019.

Begitu juga dengan realisasi belanja modal APBD Provinsi Sulsel telah mencapai 404,3 triliun periode Januari hingga September 2020 atau naik 41,3 persen dari tahun lalu.

“Seperti listrik yang terjual pada pelanggan industri naik hingga 19,9 persen dibanding triwulan II tahun 2020. Industri makan-minum dan barang galian bukan logam juga tumbuh signifikan pada kuartal ini. Hasilnya berdasarkan survei industri BPS,” ungkapnya.