oleh

Al-Fatih: Mayoritas Milenial Maros Sudah Bersama Tahfidz

Editor : Lukman Maddu-Pilkada-

MAROS, BACAPESAN.COM – Dukungan untuk paslon Andi Tajerimin-Havid S Fasha (Tahfidz) datang dari kelompok milenial influencer. Dikomandoi oleh Al-Fatih, komunitas anak muda Gerindra Maros.

Ketua Al-Fatih, Aidil Akbar menuturkan bahwa pihaknya menargetkan mayoritas suara milenial ke Tahfidz. “Data kami, ada 40 persen pemilih milenial di Maros. Dan target Al-Fatih 30 persen ke Tahfidz. Hanya menyisakan 10 persen untuk kandidat lain,” ucapnya, Senin, 9 November 2020.

Mengapa mereka begitu yakin? “Anak muda jengah dengan kondisi Maros selama ini,” lanjutnya. “Milenial otomotif dan milenial influencer sudah bersama kita.”

Ketua Partai Gerindra Maros, Muhammad Ilyas “Cika” menuturkan, milenial yang mendukung Tahfidz memang adalah milenial oposisi. Mereka yang tak melihat ada perhatian dari pemerintahan saat ini kepada anak muda.

“Dan itu mayoritas di Maros,” ucap Cika.

Ketua Tim Srikandi Al-Fatih, Ica juga menyatakan kesiapan memenangkan Tahfidz. “Teman-teman sudah bergerak. Terus bergerakm,” bebernya.

Kemarin, Tajerimin dan Havid hadiri talkshow bersama milenial influencer Maros di Kopi Berkah, Turikale. Tajerimin berujar bahwa sejak awal Tahfidz sudah memberi perhatian besar untuk milenial.
“Makanya tenang saja waktu ada yang ragukan. Akhirnya kita tunjukkan bahwa milenial bersama kita,” ujar dia.

Pada acara itu, Tajerimin maupun Havid membeberkan program-programnya untuk milenial. Pertama, beasiswa. Hal yang kata Tajerimin sama sekali tidak ada dalam 10 tahun terakhir di Maros. Putra-putri terbaik Maros yang kesulitan keuangan, otomatis juga kesulitan menempuh pendidikan tinggi.

“Milenial yang hebat akan tercipta jika pendidikannya kita perhatikan dan fasilitasi,” tambah Havid.

Balai latihan kerja yang akan didirikan pun bakal menyasar banyak milenial. Mereka dipersiapkan mengisi 10.000 lapangan kerja yang akan disediakan Tahfidz, serta lapangan kerja nasional hingga mancanegara.

Tahfidz juga sudah memprogramkan lahirnya 100 perusahaan rintisan atau startup. Agar ceruk pasar dan peluang di era teknologi ini juga bisa direbut oleh anak Maros.

Pembangunan sirkuit internasional sebut Tajerimin juga untuk milenial. Apalagi, komunitas anak muda penggemar motor racing sudah menyatakan diri bersama Tahfidz. Dipicu oleh sulitnya mereka selama ini menuangkan hobi otomotifnya. (*)