oleh

Jelang Debat Pilwalkot Makassar, ARA Singgung Dua Keunggulan Appi-Rahman

Editor : Syarifah Fitriani, Penulis : Ratih-Berita-

MAKASSAR, BACAPESAN.COM – Pasangan Calon (Paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makasssar nomor urut 2, Munafri Arifuddin – Rahman Bando (Appi-Rahman), siap adu gagasan visi dan misi dalam agenda debat publik Pilwalkot Makassar di Jakarta, Sabtu 7 November 2020.

Ketua DPC Demokrat Kota Makassar, Adi Rasyid Ali mengatakan, dalam visi dan misi paslon nomor urut 2 itu, ada dua hal penting akan digenjot di awal kepemimpinannya jika terpilih, yakni penanganan covid-19 akan diselesaikan dengan tenggang waktu 100 hari dan pemulihan ekonomi.

“Program Appi-Rahman jelas bagaimana membangkitkan kota Makassar. Sejak awal kita sudah komitmen akan terus berupaya menekan penyebaran wabah covid-19 dengan berbagi masker dan membangun rumah isolasi mandiri,” ujar ARA – sapaan akrabnya, Sabtu (7/11/2020).

Wakil Ketua DPRD Kota Makassar itu mengatakan, dilihat dari sektor pendidikan, Appi-Rahman menempatkan salah satu bidang yang fundamental untuk diperhatikan.

Selain faktor pendidikan, Appi-Rahman juga akan mengembangkan literasi lorong, dan dibidang kebudayaan. Paslon nomor urut 2 itu, akan memberikan perhatian yang sangat serius bagi para pekerja seni, seniman dan budayawan dalam bentuk intensif.

“Dari sektor pendidikan Appi-Rahman akan mengembangkan literasi lorong, dan di bidang kebudayaan akan memberikan perhatian yang sangat serius bagi para pekerja seni, seniman dan budayawan dalam bentuk intensif. Sebab, dua hal ini salah satu hal yang sangat fundamental untuk diberikan perhatian,” ungkapnya.

Pasalnya, untuk bidang kesehatan paslon nomor urut 2 itu, akan mengadakan program rumah sakit tanpa kelas. Hal ini dilakukan, lantaran banyak dikeluhkan masyakarat terkait pelayanan yang kurang maksimal utamanya, bagi mereka yang menggunakan BPJS kesehatan kelas III.

“Di bidang kesehatan, pogram rumah sakit tanpa kelas menjadi salah satu program unggulan Appi-Rahman. Hal ini dilatarbelakangi banyaknya masalah pelayanan kesehatan utamanya masyarakat yang hanya memiliki BPJS kelas III selalu mengalami kesulitan pelayanan,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ARA mengungkapkan yang tak kalau menarik dari Appi-Rahman, yaitu program mengurangi pengangguran di Makassar. Salah satunya yakni, program UMKM binaan di tiap RW yang diharapkan bisa menyerap tenaga kerja sebanyak mungkin.

“Penciptaan 10 ribu lapangan kerja baru bagi pekerja terdampak Covid-19. Pelatihan 10 ribu tenaga kerja siap pakai dan pembinaan 500 wirausaha muda bidang Start Up. Bahkan dalam 100 hari kerja pertama Appi-Rahman bakal mempekerjakan 20 ribu orang yang ditugaskan dalam upaya penggulangan Covi-19,” ungkapnya.