oleh

Juru Bicara AIS di Pilkada 2015: Suardi Saleh Pemimpin Inovatif

Editor : Lukman Maddu-Pilkada-

MAKASSAR, BACAPESAN.COM – Juru Bicara (Jubir) Andi Idris Syukur di Pilkada Barru 2015, Arif Saleh, untuk pertama kalinya angkat bicara mengenai perhelatan politik di kabupaten berjuluk “Kota Hibridah” 2020.

Arif yang kini berkiprah di salah satu lembaga survei dan konsultan politik nasional, sejak dulu mengikuti perkembangan kepemimpinan Suardi Saleh. Di matanya, suami dari anggota DPR RI, drg Hj Hasnah Syam MARS itu merupakan pemimpin yang inovatif, cerdas dan pekerja keras.

Penilaiannya berdasar data dan fakta. Selama Suardi Saleh memimpin Barru, banyak program yang digagas Idris Syukur di periode pertamanya, berhasil dilanjutkan. Mulai tentang pembatasan mini market modern di kelurahan/desa, memperindah Taman Colliq Pujie, dan beberapa pembangunan infrastruktur lainnya, maupun program pro-rakyat.

“Artinya, beliau komitmen menjalankan apa yang menjadi tawaran kampanyenya bersama Pak Idris Syukur saat Pilkada 2015. Dan itu patut kita apresiasi,” kata Arif saat dimintai tanggapannya via telepon, Selasa (10/11/2020).

Selain hal itu, Arif yang selama ini sering mendampingi beberapa kandidat kepala daerah di Indonesia, juga mengakui jika Suardi Saleh punya level kepemimpinan yang di atas standar. Hal ini lagi-lagi berdasar dari fakta dan data kepemimpinan selama kurang lebih empat tahun.

“Mengukur keberhasilan kepemimpinan itu, bisa kita lihat dari beberapa indikator selama menjabat. Selama Pak Suardi memimpin, kita bisa lihat data resmi. Indeks Pembangunan Manusianya tergolong tertinggi di Sulsel. Angka kemiskinan menurun. Pertumbuhan ekonomi di atas rata-rata provinsi dan nasional. Geliat pembangunan juga nampak, serta kebijakan-kebijakan yang berpihak terhadap masyarakat luas,” papar Arif Saleh.

Data dan fakta resmi itu, lanjut dia, juga sejalan dengan capaian pemerintahan di bawah kepemimpinan Suardi Saleh. Seperti Barru berturut-turut mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, tertinggi di Sulsel punya desa mandiri, kompetensi guru SMP paling tinggi Sulsel, hingga pelayanan publiknya menjadi percontohan di Indonesia.

Begitu pun di sektor pertanian, perternakan, perikanan, Barru kini menjadi salah satu andalan pemerintah nasional sebagai lumbung pangan. Baik padi, bawang, maupun ekspor udang dan hasil perikanan/pertenakan.