oleh

Masuk Zona Orange, Sekolah di Sulsel Rencanakan Belajar Tatap Muka

Editor : Syarifah Fitriani, Penulis : Ratih-Edukasi, Headline-

MAKASSAR, BACAPESAN.COM — Pandemi Covid-19 di Sulawesi Selatan (Sulsel) sudah memasuki zona orange dari sebelumnya masih zona merah, artinya ada penurunan penyebaran virus mematikan ini di Sulsel.

Diketahui, selama pandemi sekolah-sekolah diliburkan dan untuk mendapatkan pembelajaran, semua siswa-siswi belajar dengan cara online.

Hanya saja, saat Sulsel sudah masuk zona orange, banyak sekolah merencanakan akan membuka kembali sekolah dan melakukan proses belajar mengajar tatap muka.

Menanggapi hal itu, Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah mengatakan pemerintah sisa menunggu laporan dari masing-masing kepala sekolah dan orang tua murid perihal pembukaan sekolah tatap muka yang direncanakan oleh sekolah-sekolah.

“Jadi ini juga sudah saya laporkan kepada Presiden, bahwa langkah kita di Sulawesi Selatan tidak lagi dari atas ke bawah tetapi kita menunggu usulan dari sekolah harus persetujuan orang tua,” ujar Nurdin, Rabu (11/11/2020).

Eks Bupati Bantaeng itu, mengatakan perihal dibukannya kembali sekolah tatap muka, harus ada laporan dari kepala sekolah, kemudian nanti diusulkan ke Dinas Pendidikan sehingga Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan turun langsung melihat protokol covid-19 yang diterapkan oleh masing-masing sekolah tersebut.

“Sekolah, kepala sekolah, mengusulkan ke Diknas. Nanti Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan akan turun melihat protokol covid dalam rangka dibukanya tatap muka,” jelasnya.

NA – sapaan akrabnya, mengaku setuju dilakukannya sekolah tatap muka, jika masing-masing sekolah tersebut menjalankan protokol kesehatan dengan baik

“Kalau ini semua kita yakinkan, bahwa protokol covid dijalankan dengan baik, tentu saya pasti akan setuju,” ungkapnya.

Hanya saja, ia menjelaskan perihal pembukaan sekolah tatap muka juga harus ada persetujuan dari orang tua murid. Bukan malah menunggu keputisan dari pemerintah provinsi sulsel untuk melakukan hal tersebut.

“Tapi jangan tunggu dari kita untuk meminta agar sekolah di buka. Kesiapan sekolah masing-masing termasuk persetujuan orang tua. Artinya orang tua juga ikut mengawasi anaknya pergi kesekolah, pulang dia tidak kemana-mana,” ungkapnya.

Nurdin juga mengatakan susah ada beberapa sekolah yang melakukan proses belajar mengajar  tatap muka, yakni di Toraja.

“Sudah ada beberapa yang buka kok. Termasuk di toraja sudah tatap buka. Jadi kalau saya jangan di buat lebih sulit. Yang tau persis kondisi kita adalah kepala sekolahnya ya. Kalau kepala sekolahnya sudah menyiapkan protokol kesehatannya dengan ketat, dengan tempat cuci tangan, terus wajib pake masker ke sekolah, trus di sekolah juga di atur jarak mungkin  kapasitas 50 persen trus jam kedua 50 persen, kan bisa di atur seperti itu,” ungkapnya.