oleh

Adnan-Kio Satukan Pelayanan Publik dan Pengembangan UMKM

Lukman Maddu-Pilkada-

Mal Pelayanan Publik ini nantinya mengcover pelayanan untuk penduduk yang tersebar di 9 kecamatan dataran rendah di Kabupaten Gowa.

Sedangkan Pos Pelayanan Publik dibangun di sembilan kecamatan dataran tinggi, yang lokasinya berada di tiap kantor kecamatan. Tujuan pelayanannya agar warga yang tinggal di wilayah dataran tinggi, tidak perlu repot-repot ke ibukota Kabupaten Gowa, Sungguminasa untuk melakukan pengurusan administrasi pemerintahan. Semisal mengurus KTP, Kartu Keluarga, hingga perizinan.

Mal dan Pos Pelayanan Publik yang dijadikan sebagai lokasi pembinaan dan pengembangan UMKM, tidak lepas dari komitmen Adnan-Kio untuk terus mengurangi angka pengangguran dan kemiskinan.

Meski berdasarkan data, pemerintahan Adnan-Kio sejak tahun 2016 terbilang berhasil menekan angka kemiskinan dan pengangguran.

Kemiskinan berhasil menurun dari 8,42 persen (2017) dan kini berada di angka 7,53 persen (2019). Angka ini lebih rendah dari presentase kemiskinan di Sulawesi Selatan sebesar 8,69 persen.

Begitu juga untuk pengangguran terbuka. Dari yang sebelumnya berada di kisaran 7 persen (tahun 2017), kini menjadi 4,38 persen di tahun 2019.

“Karena pandemi Covid-19 ini, banyak saudara-saudara kita yang kehilangan pekerjaan, banyak yang kehilangan pendapatan. Meskipun data yang ada sekarang, sampai tahun ini kita bisa menurunkan angka pengangguran sampai di titik 7,43 persen dan angka pengangguran kita 4,38 persen, tetapi saya prediksi tahun depan angka kemiskinan dan angka pengangguran kita pasti akan naik karena adanya wabah covid-19,” demikian Adnan. (*)