oleh

Pemprov Sulsel Blokir Anggaran Rp100 Miliar Untuk Beli Helikopter

Editor : Syarifah Fitriani, Penulis : Ratih-Pemerintahan-

MAKASSAR, BACAPESAN.COM — Rencana Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah  membeli helikopter pada tahun 2021, masih menjadi pertimbangan dari pemerintah pusat.

Sebelumnya, Pemprov Sulsel telah mengajukan anggaran pembelian dan penyewaan helikopter pada APBD Perubahan 2018 dan APBD Pokok 2020 namun ditolak oleh DPRD Sulsel melalui rapat badan anggaran.

Namun, saat ini Pemprov Sulsel rencana pembelian helikopter akan dilakukan pada tahun 2021 mendatang, dan pemprov membloking APBD 2021 sebesar Rp100 miliar.

Pada RAPBD 2020, anggaran pembelian helikopter diusulkan sebanyak Rp30 miliar melalui BPBD dan anggaran sewa senilai Rp2,25 miliar di APBD perubahan.

Plt Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Sulsel, Junaedi mengatakan rencana pembelian helikopter, masih belum disetujui beberapa kelembagaan termasuk Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Pusat.

“Pak gub berharap kita beli, tapi ada pertimbangan begitu dari pemerintah pusat. Mereka selama ini hanya menggunakan sistem sewa dengan pertimbangan bahwa biaya operasional bisa efisien. Saat ini kita pikirkan untuk sewa beli atau sewa to saja,” ujar Junaedi, Rabu (11/11/2020).

Junaedi mengatakan pemerintah pusat menyarankan agar pemerintah sulsel menggunakan sistem sewa, sebab BPNB juga menggunakan cara yang sama.

“Kita belum ada estimasi harga penyewaan tapi yang kita blok anggaran Rp100 miliar untuk pembelian,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Junaedi mengatakan saat ini pihaknya telah memblok anggaran sebesar Rp100 miliar untuk pembelian helikopter.