oleh

Aksi Premanisme Jelang Pilkada, Gubernur Sulsel Minta Paslon Kampanye Damai

Syarifah Fitriani and Ratih-Pilkada-

MAKASSAR, BACAPESAN.COM — Jelang pemilihan kepala daerah (pilkada) 2020, beberapa aksi premanisme kerap terjadi. Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah himbau kepada seluruh kandidat agar melakukan kampanye damai.

NA – sapaan akrabnya itu, menyebut kunci untuk menghilangkan aksi premanisme, ada di masing-masing paslon. Ia mengingatkan kepada paslon untuk menaati rambu-rambu kampanye jika mau menang terhormat.

“Kuncinya adalah di para paslon. Kalau para paslon mau menang terhormat, ya saya kira lakukanlah rambu-rambu yang ada jangan memprovokasi masyarakat untuk membuat anarkis. Hargai paslon-paslon yang lain,” tegas Nurdin, Jum’at (13/11/2020).

Nurdin menyebut pilkada adalah sebuah festival gagasan para paslon, tinggal bagaimana paslon bisa menyampaikan gagasannya untuk meyakini masyarakat.

“Jadi ini adalah festival gagasan tinggal bagaimana, siapa yang bisa meyakinkan rakyat itulah yang akan terpilih. Kalau saya pilih si A kota akan seperti ini, Akan begini kabupaten. Kalau saya pilih yang B, dan begini. Bukan justru kita saling melemahkan,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Nurdin juga mengingatkan agar ASN menjaga netralisasi dalam pilkada. Bukan malah memperkeruh suasana ditengah panas-panasnya para paslon dalam melakukan aksi kampanye.

“Makanya ASN itu diminta supaya netral. Jangan ikut memperkeruh suasana,” tegasnya.

Nurdin mengatakan stabilitas politik dan stabilitas keamanan sulsel harus lebih bagus, untuk memulihkan ekonomi sulsel pasca pandemi covid-19

“Karena yang saya butuhkan adalah stabilitas politik sulsel ini harus bagus. Stabilitas keamanan sulsel harus bagus. Karena ada pekerjaan besar dihadapan mata kita adalah pemulihan ekonomi dan yang kedua melindungi masyarakat dari covid,” jelasnya.