oleh

Fokus Pemulihan Ekonomi, UMK Makassar Naik 2 Persen

Editor : Syarifah Fitriani, Penulis : Ratih-Metro-

MAKASSAR, BACAPESAN.COM – Upah Minimum Kota (UMK) Makassar 2021 naik 2 persen, Wakil Ketua Komisi B DPRD Kota Makassar, Andi Hadi Ibrahim Baso sebut perlu mempertimbangkan dengan melihat APBD 2021.

Andi Hadi mengatakan tidak mempermasalhkan kenaikan UMK Makassar. Hanya saja, perlu melihat keuangan daerah untuk mempertimbangkan itu.

“Tentu melihat keadaan APBD artinya melihat kekuatan keuangan daerah untuk mempertimbangkan itu,” ujar Andi Hadi, Kamis (12/11/2020).

Ketua Fraksi PKS itu, mengatakan pemerintah Kota (Pemkot) Makassar mesti menggenjot pemulihan ekonomi. Hal tersebut, dikarenakan sempat terjadi refocusing APBD 2020 ditambah lagi dengan munculnya pandemi covid-19.

“Mungkin yang bisa dinaikkan sementara sekitar disitu, kalau saya sih memang kita ini berusaha untuk menggenjot keuangan agar bisa stabil kembali akibat pandemi covid ini. Makassar lagi menggenjot pariwisata dan pemulihan ekonomi. Karena kita memang mengantisipasi ini,” ungkapnya.

Selain itu, Andi Hadi mengatakan saat ini, Pemkot Makassar sedang fokus menggenjot pariwisata dan pemulihan ekonomi.

“Terus memotivasi pemerintah, SKPD khususnya koperasi, pariwisata untuk bisa menggenjot itu, walaupun masih tersisa 1 bulan karena adanya dampak covid-19,” jelasnya.

Lebih lanjut, Andi Hadi berharap pemerintah kembali bangun untuk menormalisasikan APBD keuangan daerah.

“Kita berharap kembali terbangun untuk menormalisasi APBD keuangan daerah walaupun memang agak berat,” ungkapnya.

Kendati demikian, Andi Hadi meyakini pemulihan ekonomi dapat dilakukan pemkot Makassar, sebab, saat ini kota Makassar berada di zona orange. Artinya, ekonomi Makassar dapat kembali normal ditandai dengan dibukanya kembali perhotelan, mall dan tempat lain yang dapat menunjang APBD.

“Saya sangat yakin karna kita sudah ramai sudah terbuka semua dan ini juga di tandai dengan ramenya kantor dan kunjungan tamu-tamu di DPRD luar. Artinya kalau mereka berkunjung pasti tambah APBD kita. Karena hampir semua kunjungan dari DPRD luar Jawa timur, Jawa tengah artinya Makassar ini dilirik dari teman luar supaya jadi percontohan. ini meningkatkan pendapatan perhotelan Makassar artinya menambah APBD kita,” ungkapnya.

Meski begitu, kenaikan UMK ini menjadi hal yang tidak mudah bagi beberapa perusahaan. Upah buruh bisa memicu pertumbuhan ekonomi, namun

akan berdampak bagi perusahaan, mulai dari Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) sampai relokasi bisnis ke luar negeri demi mencari upah murah.

“Kalau saya sih, kalau regulasinya bisa memang betul-betul diketuk oleh pemerintah mau tidak mau perusahan akan ikut dengan regulasi itu karena memang alasannya pandemi. Kalaupun tidak diikuti regulasi tentu ada sanksi yang diberikan. Bersabar dulu yang penting ada kenaikan. Karena semua terdampak, bukan cuman buruh tapi pengusaha-pengusaha juga terdampak. Kita harus bersabar dengan situasi dan kondisi yang tidak banyak menguntungkan bagi siapapun,” ungkapnya