oleh

KPK Temukan Ketidaksesuaian Data di PTSP Sulsel

Editor : Syarifah Fitriani, Penulis : Ratih-Berita-

MAKASSAR, BACAPESAN.COM — Koordinator Wilayah 8 KPK RI, Kumbul Kuswidjanto Sudjadi menyampaikan pihaknya masih menemukan adanya ketidaksesuaian antara data yang diinput di dalam sistem monitoring center for prevention (MCP) dengan kondisi pelayanan terpadu satu pintu yang sebenarnya (PTSP) Sulsel.

Kumbul mengatakan saat berkunjung ke PTSP Sulsel, nilainya 95 persen. Sementara ada kesalahan input MCP yang ternyata baru 22,57 persen.

Hal tersebut, dikatakan Kumbul tidak sesuai dengan nilai 22,57 persen, dan harusnya tidak hanya memenuhi formalitas.

“Saat saya berkunjung ke PTSP Sulsel, nilainya 95 persen. Tapi ada kesalahan input di MCP yang ternyata baru 22,57 persen. Ini tidak sesuai. Padahal harusnya tidak hanya memenuhi formalitas,” ujar Kumbul, Jum’at (13/11/2020).

Lebih lanjut, Kumbul menyebut tahun ini Sulsel  berada di urutan 13 dari 34 provinsi dalam penilaian MCP. Keberadaan MCP ini, merupakan salah satu program pencegahan untuk tindak pidana korupsi.

Pasalnya, Dalam MCP tersebut ada 38 indikator dan 103 sub indikator yang harus diisi pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD).

Dari 8 area itu, merupakan area intervensi atau perencanaan APBD pengadaan barang dan jasa, PTSP, Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP), manajemen ASN, optimalisasi penerimaan daerah, manajemen aset dan optimalisasi tata kelola dana desa.

“Jika itu terpenuhi ada 8 area pencegahan korupsi, yang banyak terjadi tindak pidana korupsi,” ungkapnya.