oleh

Pemkot Parepare Normalisasi Selokan Tersumbat

Editor : Kalmasyari-Berita, Daerah, Parepare-

PAREPARE, BACAPESAN.COM – Pemerintah Kota Parepare, melalui Tim petugas Kebersihan Kantor Dinas Lingkungan Hidup (DLH), melakukan normalisasi selokan tersumbat, serta membersihkan tumpukan sampah timbunan yang berserakan di sejumlah titik.

“Kita bersama tim kebersihan turun melakukan normalisasi selokan yang tersumbat. Ini bagian dari pelayanan dan respon pemerintah Parepare terhadap keluhan masyarakat,” beber Kepala Bidang Kebersihan dan pertamanan Kantor DLH Pemkot Parepare, Ardiansyah. Sabtu, (14/11/2020).

Ditambahkan Ardi, normalisasi selokan atau drainase perlu dilakukan agar ketika intensitas hujan tinggi tidak menimbulkan dampak genangan air.

DLH Parepare kata Ardi juga, pihkanya menyediakan bak sampah kontainer agar masyarakat dapat membuang sampah pada tempatnya.

“Pembersihan tumpukan sampah timbunan juga kita lakukan di beberapa titik agar tidak mengganggu aktivitas warga. Kita perbaiki dan siapkan bak sampah kontainer juga. Kita turunkan petugas dan armada pengangkutan,” ungkapnya

Pihaknya pun berharap masyarakat dapat berkomitmen untuk menjaga aset pemerintah itu, sehingga kejadian membahayakan yang terjadi beberapa waktu lalu tidak terulang, dimana ada oknum warga membakar sampah di dalam kontainer.

“Adanya oknum warga membakar sampah di dalam kontainer menyebabkan kontainer mengeluarkan panas hingga rawan kebakaran. Bagi petugas kami yang mengangkut juga tentu sangat berbahaya. Selain itu kontainer juga cepat rusak,” ungkapnya.

Memasuki musim penghujan saat ini, DLH Parepare kata Ardiansyah, juga mengimbau masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya, bukan pada saluran air atau drainase yang bisa menyebabkan penyumbatan.

Sebelumnya, Wali Kota Parepare, Taufan Pawe juga mengimbau warga agar tak membuang sampah sembarangan tempat. Imbauan itu dimaksudkan untuk mencegah genangan air di permukiman warga di musim penghujan ini.

“Diimbau kepada warga, jangan buang sampah sembarangan. Apalagi pada selokan dan saluran air. Ini bisa menghambat aliran air dan bisa mengakibatkan genangan,” ungkap Taufan Pawe, beberapa waktu lalu.
(***)