oleh

Sempat Rehat, Dekranasda Kembali Gelar CFD

Editor : Syarifah Fitriani-Metro-

MAKASSAR,BACAPESAN.COM – Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda), Sulawesi Selatan resmi membuka kegiatan Car Free Day (CFD) yang sebelumnya sempat ditiadakan karena pandemi covid-19.

Kegiatan berlangsung tepat di jalan Jenderal Sudirman depan Rujab Gubernur Sulsel hingga lampu merah perempatan menuju jalan Muchtar luthfi.

Ketua Dekranasda Sulsel, Liestiaty F Nurdin mengatakan, car free day ini pertama kali digelar setelah pandemi covid-19 melanda Sulsel. Dengan begitu masyarakat sudah boleh melakukan aktivitas olahraga atau car free day di titik-titik tertentu.

“Masyarakat sangat antusias dengan dibukanya kembali car free day ini. Karena semua baru merasakan lagi jalanan disepanjang Sudirman, di tutup untuk kendaraan dan dipakai kembali berolahraga dihari Minggu,” ucap Lies F Nurdin, Minggu (15/11).

Dijelaskan Lies, pandemi covid-19, menurutnya tidak harus menghalangi masyarakat melakukan aktifitas keseharian. Namun tetap harus memperhatikan dan menerapkan protokol kesehatan.

“Dibukanya lokasi car free day ini namun tetap patuhi protokol utamanya memakai masker dan jarak dijaga,”tuturnya.

Dia menyebutkan bahwa CFD, di samping sebagai wadah mengeluarkan keringat melalui olah raga, juga jadi ajang silaturahmi. Ditambah lagi, dibukanya kembali lokasi tersebut dihari minggu hingga pukul 10.00 wita dapat menggerakkan ekonomi.

“Kita genjot kembali UMKM yang ada di Sulsel utamanya Makassar kembali berjualan, namun tetap standar prokes Covid-19 dipatuhi,”tuturnya.

Yang membuat berbeda di kawasan CFD tersebut semenjak adamya pandemi, yakni beberapa titik ditempatkan wastafel. Sehingga masyarakat bisa mencuci tangannya kapan saja.

Tak hanya sebagai tempat olahraga dan penggerak UMKM kecil. Namun dibukanya CFD juga turut dirasakan PMI bisa andil ambil bagian.

Kepala UPTD Transfusi Darah Dinkes Sulsel, Erna komalaningrun mengatakan pembukaan perdana CFD dimasa kebiasaan baru juga bisa jadi ajang kegiatan kemanusaiaan.

Menurutnya meski pandemi Covid-19, UPTD Transfusi tetap optimis untuk menyediakan stok darah untuk masyarakat. Kegiatan donor darah kembali dilakukan secara ketat. Masyarakat yang ingin donor darah di persilahkan.

“Namun kami mulai dengan melakukan pemeriksaan suhu badan, sterilisasi pendonor, serta memastikan semua keamanan terjaga. para petugas donor dan pendonor,”ucapnya.

Beberapa masyarakat memang takut untuk mendonorkan darahnya disaat pademi Covid-19 itu juga, PMI Sulsel ikut memberikan edukasi dengan baik agar masyarakat bersedia melakukan donor darah.