oleh

Legislator Demokrat Pertanyakan Kejelasan Twin Tower

Editor : Syarifah Fitriani, Penulis : Ratih-Headline, Metro-

MAKASSAR, BACAPESAN.COM — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Selatan (Sulsel) masih mempertanyakan kejelasan pembangunan Twin Tower.

Mayoritas fraksi di DPRD Sulsel mempertanyakan gedung 36 pantai itu. Anggota Fraksi Partai Demokrat, Januar Jaury Darwis mempertanyakan aset Pemprov yang akan digunakan untuk membangun gedung Twin Tower.

“Perlu diperjelas seperti apa hubungan antar Pemprov dan Perseroda terkait aset yang belum dipisahkan. Ada baiknya kalau ini dibahas khusus melalui pansus,” ujar Januar, Rabu (18/11/2020).

Januar mengatakan perlu diperjelas status kepemilikan hingga skema pembayaran Twin Tower.

Diketahui, pembangunan Twin Tower direncanakan akan menjadi perkantoran pejabat Kabupaten/Kota se-Sulsel. Dengan sistem pembayaran turnkey.

Selain itu, Twin Tower akan menjadi pusat bisnis yang akan difasilitasi dengan hotel dan mall. Sekaligus direncanakan pihak eksekutif akan menempati tower pertama dan legislatif tower kedua. Sementra, ruangan untuk para bupati/wali kota juga disiapkan.