oleh

Gerabah Takalar Tembus Pasar Ekspor, PKK Wajo Berguru di Desa Pa’batangan

Editor : Syarifah Fitriani, Penulis : Supahrin-Berita-

TAKALAR, BACAPESAN.COM- Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kabupaten Wajo melakukan Studi banding sekaligus berguru di Dusun Soreang Ca’ddi, Desa Pa’batangan, Kecamatan Mappakassunggu, rabu kemarin (18/11).

“Kunjungan ini, dipimpin oleh Ketua PKK Kabupaten Wajo, Sitti Maryam, dengan tujuan ingin belajar di Desa Pa’batangang tentang strategi pemasaran kerajinan gerabah dan teknik pembuatan gerabah dengan cara modernisasi” ucap Kades Pa’batangang, Abdul Rahman, Kamis (19/11).

Selain itu, Rahman juga menyampaikan bahwa kerajianan Gerabah ini tidak bisa punah karena sudah puluhan tahun ada di Desa Pa’batangang. Sebanyak 65 persen masyarakat pun bekerja sebagai pengrajin Gerabah.

“Jadi istrinya yang membuat gerabahnya, suaminya yang jual ke luar daerah hingga ke luar Negeri,” katanya.

Untuk itu, selaku Pemerintah Desa Pa’batangan, pihaknya selalu mendorong dan mendukung masyarakat yang bergelut sebagai pengrajin gerabah dengan cara melaksanakan pelatihan dan stud banding ke luar Provinsi yang diwakili oleh Ketua Bumdes Pa’batangang, Karya Utama.

“Pengrajin gerabah ini bekerjasama dengan Bumdes, baik dari pembuatan sampai ke pemasaran. Kerjasama ini diawali dari pembentukan kelompok pengrajin gerabah sehingga kami telah membuat delapan kelompok pengrajin Gerabah di Desa Pa’batangan,” jelas Abd Rahman.

Abdul Rahman juga mengucapkan terima kasih kepada Ketua Tim PPK Wajo bersama rombongannya yang telah melakukan kunjungan. “Semoga hasil dari kunjungan ini kita bisa bekerjama kedepannya,” tutupnya.

Sama halnya yang disampaikan Ketua PKK Kabupaten Wajo, Sitti Maryam. Menurutnya, dia melakukan studi banding dan studi wisata di Kabupaten Takalar, karena banyak tempat wisatanya.

“Kenapa hari ini, kami berkunjung ke Desa Pa’batangang, karena kami ingin belajar untuk mengetahui bahwa pengrajin gerabah disini berhasil, baik dari pembuatannya maupun strategi pemasarannya yang sampai ke luar Negeri,” ucapnya.

Lebih lanjut dikatakan Maryam, di Kabupaten Wajo sendiri juga memiliki pengrajin Gerabah yang terletak di Kecamatan Pammana dan baru terbentuk satu kelompok.

“Semoga kunjungan hari ini ke Takalar yang memakan waktu perjalanan cukup jauh tidak sia sia dan menuai hasil yang bisa nanti dilakukan di Kabupaten Wajo. Kami juga ucapkan terima kasih ke Pak Desa Pa’batangang karena dia mau menerima kami dan berbagi ilmu,” ucap Maryam sambil tersenyum.