oleh

Tajerimin-Havid Tampung Harapan Pemilih Pemula

Editor : Lukman Maddu-Pilkada-

MAROS, BACAPESAN.COM – Dukungan untuk paslon nomor urut 1 di Pilkada Maros, Andi Tajerimin-Havid Fasha dari kaum milenial semakin masif. Penggalangan kian kencang jelang hari pencoblosan.

Al-Fatih, komunitas Gerindra Muda Maros intens menggelar kegiatan yang melibatkan milenial. Terbaru adalah senam bersama yang setiap pelaksanaan diikuti oleh orang yang berbeda.

“Agar kami juga punya kesempatan menyampaikan segera gagasan-gagasan Tahfidz untuk anak muda Se-Kabupaten Maros,” ujar Aidil Akbar, Ketua Al-Fatih, Kamis, 19 November 2020.

Al-Fatih pun sudah membuat program, baik kegiatan maupun pemasangan spanduk Tahfidz di 14 kecamatan. Di dunia maya, komunitas millenial influencer gencar mempromosikan Tahfidz di berbagai platform. Sejumlah agenda acara juga sudah disiapkan untuk pemilih pemula.

“Tim muda terus bergerak. Milenial insyaallah sebagian besar sudah di Tahfidz,” tutur Muhammad Ilyas “Cika”, Ketua Partai Gerindra Maros.

Penggalangan milenial makin kencang karena juga ditopang tim Srikandi Al-Fatih.

Tahfidz memang sudah menjawab keraguan soal lemahnya mereka di segmen milenial. Diam-diam paslon nomor urut 1 di Pilkada Maros ini terus menjalin komunikasi dengan komunitas anak muda di Butta Salewangang.

“Sejak awal sebenarnya kami sudah memberi perhatian besar untuk milenial. Makanya tenang saja waktu ada yang ragukan. Akhirnya kita tunjukkan bahwa milenial bersama kita,” ujar Tajerimin.

Program Tahfidz terkait anak muda di antaranya adalah beasiswa. Hal yang kata Tajerimin sama sekali tidak ada dalam 10 tahun terakhir di Maros. Putra-putri terbaik Maros yang kesulitan keuangan, otomatis juga kesulitan menempuh pendidikan tinggi.

“Milenial yang hebat akan tercipta jika pendidikannya kita perhatikan dan fasilitasi,” tambah Havid.

Balai latihan kerja yang akan didirikan pun bakal menyasar banyak milenial. Mereka dipersiapkan mengisi 10.000 lapangan kerja yang akan disediakan Tahfidz, serta lapangan kerja nasional hingga mancanegara.

Tahfidz juga sudah memprogramkan lahirnya 100 perusahaan rintisan atau startup. Agar ceruk pasar dan peluang di era teknologi ini juga bisa direbut oleh anak Maros.

Pembangunan sirkuit internasional sebut Tajerimin juga untuk milenial. Apalagi, komunitas anak muda penggemar motor racing sudah menyatakan diri bersama Tahfidz. Dipicu oleh sulitnya mereka selama ini menuangkan hobi otomotifnya. (*)