oleh

Mandek Beberapa Kali, Proyek RS UIN Lanjut Lagi

Editor : Syarifah Fitriani, Penulis : Hikmah-Headline, Kampus-

MAKASSAR, BACAPESAN.COM- Lama tak terdengar kabar, akhirnya kabar baik terkait pembangunan rumah sakit pendidikan Universitas Islam Negeri (UIN) kembali terdengar, RS UIN Kembali akan dilanjutkan pembangunannya.

Hal tersebut ditandai dengan penandatanganan kontrak paket pembangunan Rumah Sakit pendidikan UIN Alauddin Makassar.

Disaksikan Rektor UIN Alauddin Makassar Prof Hamdan Juhannis dan jajaran pimpinan kampus, penandatanganan kontrak tersebut dilakukan oleh PPK PSP-POP Wilayah Sulawesi Selatan M Yamin bersama Direktur Operasi II PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk (WEGE) Mochamad Yusuf sebagai kontraktor pelaksana dengan kontrak senilai Rp 132 miliar dan Direktur PT Genta Prima Pertiwi sebagai konsultan manajemen konstruksi dengan kontrak senilai Rp 1,5 miliar.

Paket pekerjaan yang ditandatangani tersebut meliputi pekerjaan struktur, arsitektur, MEP, sarana dan prasarana, serta site development.

Kegiatan penandatanganan kontrak ini dibuka oleh Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah Sulawesi Selatan Dr Ir H Ahmad Asiri, diwakili Kepala Seksi Pelaksana Wilayah 1 Balai Prasarana Permukiman Wilayah Sulawesi Selatan Arman Rahim.

Dalam sambutan  yang dibacakan Arman, Ahmad Asiri berharap para penyedia jasa benar-benar melaksanakan pekerjaan mengacu pada semua ketentuan dan persyaratan administrasi yang ditetapkan dalam dokumen perjanjian maupun penyesuaian kondisi dan kebutuhan lapangan dalam rangka memenuhi persyaratan teknis bangunan gedung dan persyaratan tata bangunan yang ada.

“Dibutuhkan komitmen seluruh stakeholder  agar tetap membantu sesuai dengan kapasitas masing-masing untuk merealisasikan apa yang kita dicita-citakan bersama,” ujarnya

Sementara itu Rektor UIN Alauddin Makassar Prof Hamdan Juhannis menyampaikan rasa bahagianya atas penandatanan kontrak tersebut, baginya kelanjutan pembangunan rumah sakit pendidikan menjadi salah satu prioritas utama di awal kepemimpinannya.

Lebih jauh ia berharap, hadirnya rumah sakit pendidikan ini nantinya dapat dimaksimalkan untuk kepentingan pendidikan kedokteran dan berkontribusi meningkatkan mutu kesehatan masyarakat khususnya di Sulawesi Selatan.

“Setelah semua pengerjaan konstruksi selesai, kita akan upayakan kesiapan Alkes, agar di awal tahun 2022, rumah sakit pendidikan ini sudah dapat dioperasikan,” katanya