oleh

Antisipasi Kasus Covid Naik, Gubernur Minta Panwas Ketat ke Paslon

Editor : Syarifah Fitriani, Penulis : Ratih-Metro-

MAKASSAR, BACAPESAN.COM — Pemilihan Calon Wali Kota Makassar tinggal menghitung hari, yakni pada 9 Desember mendatang. Masing-masing paslon giat melakukan kampanye untuk memikat simpati masyarakat agar memilihnya.

Namun, banyak paslon yang menggelar kampanye dengan jumlah peserta yang hadir malampaui batas sehingga tidak penegakan protokol covid-19 sudah tidak dilakukan.

Menanggapi hal itu, Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah mengatakan harusnya masing-masing paslon saat lakukan kapanye harus lebih menyadari diri bahwasanya saat ini pemerintah sedang bergulat untuk memutuskan rantai covid-19.

“Nah itu yang salah harusnya paslon itu lebih menyadari diri pot pemerintah yang lagi bergelut bagaimana memutus rantai covid Harusnya paslon itu lebih menyadari,” ujar NA – Sabtu (21/11/2020).

Eks Bupati Bantaeng itu, meminta agar seluruh panwas lebih ketat untuk memberikan pengarahan terhadap paslon yang akan melakukan pertempuran di pilwalkot nanti.

“Saya minta kepada seluruh Panwas daerah ini betul-betul lebih ketat lagi untuk memberikan pengarahan terhadap paslon-paslon yang akan melakukan pertemuan,” ungkapnya

Nurdin menegaskan panwas lebih ketat memberikan pengarahan agar jangan sampai karena cluster pilkada, kasus positif covid di sulsel kembali naik.

“Karena kita di Sulsel ini kita harus jaga betul kondisi yang semakin baik ini Jangan sampai karena Cluster Pilkada, kasus positif covid di SulSel naik lagi,” ungkapnya.