oleh

Masih Ada Kabupaten Belum Maksimalkan Perekaman e-KTP  

Editor : Syarifah Fitriani, Penulis : Ratih-Politik-

MAKASSAR, BACAPESAN.COM — Jelang pelaksanaan pilkada serentak 2020, masih banyak kabupaten di Sulawesi Selatan yang belum maksimal perekaman e-KTPnya.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Sulsel dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulsel sempat melakukan rapat koordinasi (rakor) percepatan perekaman KTP elektronik (e-KTP).

Pasalnya, dari 12 kabupaten/kota penyelenggara pilkada di Sulsel, terdapat dua kabupaten yang sepertinya berat menyelesaikan perekaman e-KTP hingga pemungutan suara.

Dua kabupaten tersebut, yakni Selayar dan Luwu Utara. Keduanya sama-sama bermasalah dengan medan yang berat. Pasalnya, Di Selayar, ada lima kecamatan yang warganya sulit merekam e-KTP karena terkendala medan yang sulit, dengan jumlah yang masih tersisa pada medan tersebut 2.445

Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah mengatakan belum maksimal perekaman e-KTP di kabupaten tersebut, karena kurangnya koordinasi yang intens sehingga masing-masing punya mispresepri.

“Ya ini yang harus kita luruskan karena koordinasi tidak Intens sehingga masing-masing punya mispersepsi setelah kita pertemukan dukcapil, KPU Ini kan baru Cop,” ujar Nurdin, Sabtu (21/11/2020).

Namun, Eks Bupati Bantaeng itu mengatakan dari dugaan 80.000 orang yang belum terekam, ternyata sudah selesai

“Dan ternyata dari dugaan 80.000 yang belum terekam itu udah jauh selesai,” ungkapnya.

Nurdin mengatakan kebutuhan blanko yang tidak cukup atau kurang, bukan menjadi alasan untuk tidak melakukan rekaman e-KTP. Sebab, stok blanko di Dukcapil Provinsi banyak tersedia.

“Tadi ada yang mengatakan bahwa kebutuhan blanko. Blanko di dukcapil provinsi itu banyak. Iti tersedia lebih dari cukup jadi tidak ada alasan,” jelasnya.