oleh

Polisi Turun Usut Dugaan Pungli Iuran Sampah

Editor : Syarifah Fitriani, Penulis : Sugi Hartono-Korupsi-

MAKASSAR,BACAPESAN.COM – penyidik kepolisian masih terus melakukan pendalaman sekaitan dengan dugaan iuran sampah di setiap kelurahan yang ada di Makassar.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Makassar, Kompol Agus Khaerul mengatakan pihaknya belum melakukan pemanggilan klarifikasi kepada para camat dan lurah mengenai kasus yang dilaporkan oleh masyarakat ini, “laporannya baru dugaan, belum (pemanggilan para camat dan lurah),” katanya

Meski demikian, Kata Kompol Agus saat ini pihak Kepolisian sedang melakukan verifikasi data berkaitan dengan kasus ini, ” hari ini baru mau verifikasi data ke kelurahan,” singkatnya

Ketua Umum Aliansi Masyarakat Peduli Demokrasi Dwi Putra Kurniawan mengaku melaporlan kasus ini setelah pihaknya menemukan 2 versi nota retribusi sampah.

“Jadi yang kita temukan itu ada 2 nota, yang pertama itu nota yang kami duga berasal dari lurah kepada bendahara kecamatan, nah itu jumlahnya itu kurang-lebih ada di notanya itu kurang lebih Rp 130 jutaan,” ujar Putra.

Namun penerimaan dana retribusi sampah senilai Rp 130 juta dari tingkat lurah tersebut ternyata berbeda dengan setoran pihak kecamatan ke khas daerah yang hanya senilai Rp 90 juta.

“Jadi kami menduga adanya tindakan korupsi atas manipulasi nota. Itu karena terjadi selisih antara apa yang diserahkan lurah ke bendahara kecamatan dan bendahara kecamatan serahkan ke khas daerah. Jadi ada kerugian yang tidak diberikan itu kurang-lebih Rp 40 jutaan,” tutup Putra.