oleh

Transparansi Pemerintahan, Appi – Rahman Konsisten Terapkan e-Katalog Cegah Korupsi

Editor : Syarifah Fitriani, Penulis : Ratih-Pilkada-

MAKASSAR, BACAPESAN.COM — Menjadi pasangan yang didaulat membuka segmen pertama Debat Publik 2 Pilwali Makassar 2020. Pada segmen yang membahas tema transparansi pemerintahan Wakil Wali Kota nomor urut 2, Rahman Bando menyebut faktanya fakta Makassar sebagai kota terkorup di era pemerintahan mantan Wali Kota Makassar, Danny Pomanto.

Menurut Rahman, untuk pengelolaan birokrasi yang baik, harus melakukan transparansi seleksi ASN di Kota Makassar.

“Untuk pengelolaan birokrasi yang baik, tentu kita akan melakukan transparansi seleksi ASN di Kota Makassar, menerapkan E-Budgeting dan E-Learning yang terkoneksi dengan Bappenas bahkan KPK. Transparansi pengadaan barang dan jasa, kita lakukan secara elektronik yang bisa diakses semua pihak. Tidak boleh secara manual. E-Catalog jadi kunci sukses keterbukaan dan transparansi untuk menghindari korupsi,” ujar Rahman, saat debat, Rabu (25/11/2020).

Pasangan calon nomor urut 2 itu, menjanjikan untuk membangkitkan Makassar dari stigma negatif tersebut, Appi-Rahman berkomitmen untuk memperbaikinya.

Lebih lanjut, Rahman mengatakan kondisi IT yang dimiliki Pemkot Makassar masih harus dibenahi total.

“Dulu Makassar coba membuat aplikasi. Sampai 1 Agustus 2020 tidak bisa berjalan baik. Kami bertekad membenahi total,” ungkapnya.

Pada sesi sinergitas kepemimpinan di Pemkot Makassar sehingga pemerintahan berjalan dengan baik, Appi menyebut Kota Makassar harus memiliki Wali Kota dan Wakil Wali Kota yang kompak dan sejalan.

“Dua-duanya (Danny dan Ical) pernah memerintah. Dua-duanya pernah memimpin. Tapi kenapa sejak awal tidak dibangun kebersamaan. Ini yang terjadi, mana walikotanya, mana walikotanya. Kadang-kadang mantan walikotanya ikut. Kedepan ini tidak boleh begini. Makassar harus bangkit kedepan,” pungkas Appi.