oleh

UKM UIN Terima Bantun Kearifan Lokal dari Kemensos

Editor : Syarifah Fitriani, Penulis : Hikmah-Kampus-

GOWA, BACAPESAN.COM- Kementerian Sosial Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial memberikan bantuan penguatan kearifan lokal kepada dua Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) UIN Alauddin Makassar.

Kedua UMKM tersebut masing-masing UKM Seni Budaya eSA dan UKM Pramuka. Bantuan tersebut diserahkan oleh Kepala Badan Pendidikan Penelitian dan Penyuluhan Sosial (BP3S), Prof Syahabuddin.

Dalam sambutannya, Prof Syahabuddin menyampaikan bahwa bantuan tersebut sejalan dengan upaya upaya kerjasama antara pemerintah pusat dan daerah dengan menghadirkan bantuan bagi UKM untuk terus mengangkat kearifan lokal

“Mappadendang, massempe’, massinrilik, maggambusu’, semua itu adalah kearifan lokal yang layak untuk dibanggkitkan, jika berbagai kearifan lokal itu hilang, maka muncullah sebab berbagai konflik sosial, ” kata Prof Syahabuddin

Sementara itu Rektor UIN Alauddin Prof Hamdan Juhannis menjelaskan pentingnya kearifan lokal, karena menurutnya nilai budaya dalam kearifkan lokal itulah yang membentuk etos, dan etos itu membentuk definisi perilaku dari nilai lokal yang kita miliki.

“Bagaimana etosnya orang Bugis-Makassar? Getteng. Itu etos” jelasnya.

Prof Hamdan berharap bantuan penguatan kearifan lokal dari Kemensos tersebut menjadi awal untuk bantuan-bantuan selanjutnya, misalnya untuk penguatan kontribusi mahasiswa yang kini tengah menjalani KKN dari kampung dan penguatan berbagai macam penelitian penelitian berbasis kemasyarakatan.

“Perlu juga kiranya ada MoU antara kementerian sosial dan UIN Alauddin Makassar untuk program-program penguatan tridharma perguruan tinggi yang relevan, ” tutupnya