oleh

Ajiep Padindang Gelar Sosialisas Empat Pilar di Sidrap

Editor : Syarifah Fitriani-Wakil Rakyat-

SIDRAP, BACAPESAN.COM – Anggota MPR RI Dr Ajiep Padindang, melaksanakan sosialisasi Empat Pilar MPR dengan segmen Penyuluh dan Kader KB Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) Sulawesi Selatan.

Sosialisasi dilaksanakan pada 25 November 2020 di Café and Resto D’KING Pangkajene Sidrap. Materi sosialisasi yakni Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika. Diikuti 150 orang peserta, kegiatan ini menerapkan standar protokol kesehatan dan juga dihadiri Ketua IPeKB Sidrap Abd Samad.

Dalam pengantarnya sebelum membuka acara secara resmi, Ajiep Padindang, menyampaikan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI merupakan Program MPR untuk memasyarakatkan nilai-nilai kebangsaan. Setelah membuka acara secara resmi, acara dilanjutkan dengan penyajian materi sosialisasi oleh Angota MPR RI.

Dalam penyajiannya Ajiep yang juga sebagai Angota DPD RI di periode keduanya ini menyampaikan, negara ini memiliki Pancasila sebagai Ideologi Negara, UUD NRI Tahun 1945 sebagai Konstitusi Negara, NKRI sebagai bentuk Negara, dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan Negara. Kesemuanya harus terus disosialisasikan dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Untuk menjaga nilai-nilai luhur bangsa, sosialisasi perlu terus dilaksanakan. MPR RI terus mencari format dan model sosialisasi yang efektif dan menyenangkan,” ungkapnya.

 

Dalam penyajian materinya, Anggota MPR yang bergelar doktor tersebut, menyampaikan Pandemi Covid-19 ini telah menguji berbagai aspek kehidupan masyarakat.

“Yang pertama diuji adalah terkait sila pertama Pancasila, aspek keberagamaan kita. Kita pernah mengalami harus beribadah dirumah karena tempat ibadah ditutup. Demikian pula sila kedua sampai kelima, rasa solidaritas sosial kita diuji di era pandemi ini. Karena itu, penting untuk mengingatkan masyarakat agar menjaga ketahanan keluarga, ketahanan ligkungan masyarakat dan ketahanan bangsa,” jelas Ajiep Padindang.

Ajiep Padindang juga mendorong Penyuluh KB agar terus mengajak masyarakat binaannya untuk menjaga Ketahanan dan kesejahteraan keluarga yang memiliki keuletan dan ketangguhan guna hidup mandiri dan mengembangkan diri dan keluarganya untuk hidup harmonis dalam meningkatkan kesejahteraan dan kebahagiaan lahir dan batin, terlebih di era Pandemi Covid-19 ini.

“Harmoni sosial dapat terbentuk ketika masing-masing individu dan keluarga mengembangan penghormatan dan toleransi antar-sesama,” tutupnya.

Setelah penyajian materi oleh Anggota MPR RI, acara dilanjutkan dengan tanya jawab dan diskusi. Tanya jawab dan diskusi berlangsung secara serius dan dalam suasana kekeluargaan.