oleh
Editor : Syarifah Fitriani, Penulis : Ratih-Metro-

MAKASSAR, BACAPESAN.COM — Masyarakat Pulau Lae-Lae butuh rehabilitasi tanggul, lantarana Saat musim pasang, air selalu masuk ke permukiman warga lantaran kondisi tanggul saat ini sudah tidak layak.

Juru Bicara Fraksi PPP DPRD Makassar, Fasruddin Rusli mengatakan terkait keluhan warga pulau lae-lae, setiap kali sudah ia sampaikan berkali-kali saat musrembang. Namun, hingga kini belum ditindaklanjuti.

“Sudah lima kali kami keluhkan ini. Karena warga Pulau Lae-lae itu kan juga warga Kota Makassar. Jangan infrastruktur di daratan terus,” tegas Rusli, Selasa (1/12/2020).

Rusli mengatakan harusnya pemerintah daerah juga memperhatikan warga yang berada dipulau, bukan hanya memperhatikan infrastruktur di daratan.

Pasalnya, kerusakan tanggul oulau lae-lae itu sudah sampai 60 persen. Sehingg setiap musim pasang, warga selalu khawatir. Sebab, tanggul yang ada di sebelah tenggara saat ini, sudah tidak mampu menahan ombak pasang yang masuk permukiman warga.

“Kerusaknnya sudah sampai 60 persen. Bahkan dalam kondisi seperti itu, beberapa sisi permukiman warga dimasuki air. Bukan hanya sampai mata kaki, bahkan sampai setinggi lutut orang dewasa,” ungkapnya.

Selain itu tanggul Rusli juga meminta ada perhatian terhadap dermaga yang ada saat ini. Pasalnya, kondisi dermaga juga sudah mengalami kerusakan yang cukup parah sehingga perlu direvitalisasi.

“Dermaga itu sudah tidak layak juga. Karena jrak antara papan dengan papan sudah bolong-bolong. Itu kn berbahaya juga bagi warga pulau,” ungkapnya.