oleh

APBD Makassar Disahkan, Ini Tanggapan Fraksi

Editor : Syarifah Fitriani, Penulis : Ratih-Metro-

MAKASSAR, BACAPESAN.COM – Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Makassar tahun anggaran 2021 telah disahkan dalam rapat paripurna pengambilan keputusan terhadap pengesahan Ranperda APBD TA 2021 menjadi Peraturan Daerah (Perda).

Sebelum ditetapkan, masing-masing fraksi yakni, Fraksi Demokrat, PDIP, Golkar, Gerindra, PAN, PKS, PPP, Nasdem dan Nurani Indonesia Bangkit (NIB) menyampaikan pendapat akhirnya masing-masing dihadapan peserta rapat.

DPRD Kota Makassar, melalui pendapat akhir seperti halnya yang disampaikan oleh fraksi Gerindra, Nunung Dasniar memberikan masukan tentang permintaan anggaran yang diprioritaskan untuk pelayanan publik yaitu cetak e-KTP agar bisa dilaksanakan di tiap kecamatan.

Sementara fraksi PDIP dan fraksi PPP, Fasruddin Rusli meminta pihak eksekutif agar yang bermukim di Pulau tanggul pemecah ombak dan perbaikan dermaga dibuat.

Sementara fraksi Demokrat meminta eksekutif agar lebih memprioritaskan pemulihan ekonomi dan meningkatkan PAD dibeberapa OPL di OPD terkait.

Lebih lanjut, fraksi PAN yang dibacakan Hasanuddin Leo meminta kepada Pemerintah Daerah perlu meningkatkan lagi pelayanan kesehatan masyarakat, pembangunan infrastruktur di Makassar yang perlu ditinjau ulang agar lebih merata.

Selain itu, Wakil Ketua I DPRD Makassar yang juga Koordinator Badan Anggaran, Adi Rasyid Ali mengatakan, penetapan Perda APBD TA 2021 sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Sehingga, ia berharap, kedepannya serapan anggaran juga bisa lebih cepat.

“Bisa kita ketuk dengan jadwal yang paling cepat tanggal 30 November APBD TA 2021. Tentu ini walaupun cukup di akhir tanggal 30 tapi, semua berkualitas pembahasannya, dan alhamdulillah anggaran kedepan ini, harapan saya serapan anggaran lebih cepat,” ARA sapaan akrabnya, di ruang Paripurna lantai III DPRD Makassar, Selasa (1/12/2020).

ARA menekankan, agar skala prioritas anggaran kedepannya soal penanggulangan covid dan pemulihan ekonomi agar Kota Makassar bangkit dari pademi covid-19.

“Pemkot masih harus fokus bagaimana menangani penanggulangan Covid-19 yang masih saat ini tengah berlangsung. Selain itu, tentu pemulihan ekonomi agar Makassar kembali bangkit dari keterpurukan,” ungkapnya.

Diketahui, dalam rapat paripurna tersebut dipimpin oleh ketua DPRD Rudianto Lallo didampingi Wakil Ketua I Adi Rasyid Ali, Wakil Ketua II Andi Suhada Sappaile dan Wakil Ketua III Nurhaldin. Hadir Pj Wali Kota Makassar, Rudy Djamaluddin, Forkopimda, kepala OPD serta beberapa camat kota Makassar.