oleh

Besok, Masika ICMI-Dispora Sulsel Gelar Temu Gagasan Pemuda

Editor : Syarifah Fitriani-Berita-

MAKASSAR, BACAPESAN.COM – Pemuda Sulsel harus adaptif terhadap disrupsi dan perkembangan zaman yang terus mengalami perubahan. Era disrupsi dimana sebagian besar aktivitas berpindah ke dunia maya berbasis online dan high technology terus menyempurnakan diri, disamping itu masa pandemi Covid-19 belum usai, memberikan alarm bagi kaum muda tidak tinggal diam dan harus menyambut perkembangan tersebut.

Disamping itu pula Pemerintah diharap berperan lebih maksimal melampaui semangat pemuda. Program pembangunan dan pengembangan kepemudaan harus lebih mengarah ke substansi tidak lagi sekedar copy paste program. Sehingga tantangan kepemudaan masa depan dapat dihadapi dan ditangani bersama.

Terkait hal tersebut sebagai proses pengembangan kepemudaan di Sulawesi Selatan Majelis Sinergi Kalam Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia Orwil Sulawesi Selatan bersama Dinas Pemuda dan Olahraga Pemprov Sulawesi Selatan menyelenggarakan Temu Gagasan Pemuda Sulsel. Kegiatan ini mengangkat tema Tantangan Disrupsi dan Arah Pembangunan Kepemudaan Sulawesi Selatan.

Temu gagasan antar pemuda se-Sulsel ini akan dilaksanaan pada Rabu, 2 Desember 2020 bertempat Hotel Jolin Makassar.

Ketua Panitia Hamrun Koajhati menyatakan, kegiatan ini diharapkan menjadi jawaban dari permasalahan kepemudaan di Sulsel. “Dan output dari temu gagasan ini akan ada rekomendasi kepada dispora sulsel selaku pihak yang secara langsung mengurusi pemuda,” harapnya.

Peserta temu gagasan akan mendapatkan materi dari Ketua DPRD Sulsel, Andi Ina Kartika Sari sebagai narasumber membahas tentang dukungan anggaran dan implementasi Perda Kepemudaan. Kedua, drg Ardiansyah S Pawinru selaku TGUPP Sulsel Bidang Kepemudaan yang akan membahas arah pembangunan kepemudaan tahun 2020. Serta Akademisi Universitas Muhammadiyah Makassar, Andi Luhur Prianto, terkait pemuda di tengah disrupsi.

Sekretaris Masika ICMI Orwil Sulsel, Erwin Saputra, mengungkapkan, Masika ICMI senantiasa mengambil peran dalam pembangunan SDM secara khusus di bidang kepemudaan.

“Pengurus kami anak muda berbagai lintas profesi, kami harap program kepemudaan dari pemerintah dapat sinkron dan sesuai kebutuhan,” katanya.