oleh

Prof Miranda: Indonesia Belum Siap Dengan Digitalisasi Ekonomi

Editor : Syarifah Fitriani, Penulis : Hikmah-Perbankan-

MAKASSAR, BACAPESAN.COM- Deputi Gubernur Seniornya Bank Indonesia, Prof Miranda S. Goeltom menyatakan saat ini Indonesia belum siap dengan digitalisasi ekonomi.

Hal tersebut disampaikan Prof Miranda pada Forum Ekonomi Sulawesi Selatan yang di gelar Bank Indonesia Wilayah Sulawesi Selatan, Senin (07/12/2020) kemarin.

“Indonesia tidak siap dengan digitalisasi ekonomi. Belum siap,” Pungkas Prof Miranda.

Menurutnya meski start up  dan UMKM belakangan menjamur di Indonesia, hal demikian tidak lantas menjamin kesiapan Indonesia menghadapi digitalisasi. Ini terlihat dari bagaimana pelaku UMKM misalnya, memanfaatkan teknologi.

“UMKM di Indonesia banyak, apakah  pelaku UMKM tersebut menggunakan teknologi, mereka hanya menggunakan teknologi untuk menjual produk, bukan untuk meningkatkan kualitas jualannya,” ujar Prof Miranda.

Pemanfaatan teknologi yang tak menyeluruh inilah kata Prof Miranda yang kemudian tidak mendukung digitalisasi. Seharusnya kata dia, pelaku UMKM menggunakan teknologi lebih baik lagi terutama dimasa pandemi seperti sekarang ini.

“Meski saat ini vaksin telah ditemukan, namun diperkirakan dampak covid akan berpengaruh hingga  lima tahun ke depan. Olehnya digitalisasi ekonomi haruslah dimassifkan,” tambah Prof Miranda

Terakhir, Miranda berharap Sulsel bisa menjadi leader di Indonesia terkait digitalisasi. “Saya berharap digitalisasi di Sulsel sampai kebawah bukan hanya melihat dari luar,”harapnya.