oleh

Meski Pandemi, Benelli Pimpinan Pasar di Segmen Retro Cruiser

Editor : Syarifah Fitriani, Penulis : Hikmah-Otomotif-

MAKASSAR, BACAPESAN.COM- Meski terbilang baru di Pasar Indonesia, Benelli telah menjadi pemimpin  pasar di segmen retro cruiser.

Hingga November 2020, motor dengan brand Italia ini menguasai market share hingga 76,95 Persen. Menurut COO Kalla Kars, Fery Irawan, ini mejadi pencapaian  besar karena mampu terjual hingga 521 unit sepanjang 2020 meski dalam situasi pandemi.

 “Tipe Benelli yang paling diincar, yakni Motobi 200 EVO, Patagonian Eagle, Motobi 200 EFI, dan Motobi 152.

Dilihat dari share contribution by model-nya memang yang teratas itu, EVO, Patagonian, EFI, dan 152,” ujarnya Selasa (15/12/2020)

Benelli bahkan memimpin di empat posisi teratas. Di posisi pertama dan kedua, ada Patagonian Eagle dan Motobi 200 EVO yang share-nya sama-sama 26,29 persen. Ketiga, Patagonian Eagle 26.87 persen). Ketiga, Motobi 200 EFI 12,85 persen. Keempat, Motobi 152 11,56 persen. (data ini diolah dari polreg).

Fery mengungkapkan, segmentasi pengguna Benelli sejauh ini banyak digunakan oleh orang-orang yang baru bekerja hingga mahasiswa. Salah satu alasan mereka memilih Benelli karena motor ini mudah untuk modifikasi.

“Memang hampir semua saya lihat di-custom. Barangkali karena aksesorisnya yang mudah didapatkan dan motor ini memang lebih mantap kalau dimodifikasi,” ujarnya.

Operation Manager Benelli Makassar, Mifta Farid S Putra, mengatakan, pihaknya terus memudahkan pelanggan untuk memiliki Benelli melalui berbagai program penjualan. Tak terkecuali bulan ini.

“Bagi Anda yang membeli Benelli Desember melalui e-commerce Blibli.com akan ada potongan harga sampai Rp2 juta. Selain itu, ada pula raincoat dan helm eksklusif gratis,” ungkapnya.

Lebih jauh Ia mengatakan, tahun depan tentunya akan lebih banyak lagi program-program menarik yang ditawarkan Benelli. Apalagi di awal 2021 nanti bakal digelar lagi peluncuran produk terbaru di segmen motor cruiser.

“Januari nanti kita langsung launching Keeway V 250 untuk menstimulus  pasar di 2021,” beber Mifta.