oleh

Ikut Rakernas Virtual, Kejati Sulsel Optimis Wujudkan PEN

Syarifah Fitriani and Sugi Hartono-Berita-

MAKASSAR,BACAPESAN.COM- Kejaksaan Agung kembali melakukan rapat kerja nasional, di masa pendemi itu kegiatan ini dilaksanakan secara virtual.

Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejaksaan Tinggi Sulsel, Idil mengatakan tema raker kali ini yakni mendorong pemulihan ekonomi nasional.

Hal itu kata Ia, merupakan salah satu bentuk kerja kejaksaan dalam rangka upaya untuk memulihkan pembangunan pasca pandemi covid-19.

“Peran Kejaksaan dibutuhkan, hadir untuk mengawal program tersebut berjalan sesuai tujuannya,” katanya

Program PEN kata Idil telah dituangkan dalam bentuk Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 23 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Program Pemulihan Ekonomi Nasional dalam Rangka Mendukung Kebijakan Keuangan Negara untuk Penanganan Pandemi Covid-19.

Dimana kata Ia program ini bertujuan untuk melindungi, mempertahankan, dan meningkatkan kemampuan ekonomi para pelaku usaha dalam menjalankan usahanya selama wabah korona melanda.

Idil mengakui akibat adanya pandemi covid 19 ini memaksa Kejaksaan untuk melakukan transformasi pelayanan publik pada tahun 2021. Semua stake holder diarahkan untuk mendukung pemulihan pembangunan pascapendemi, khususnya dalam upaya mewujudkan situasi kondusif melalui penegakan hukum dan menciptakan keamanan.

“Dimana kebijakan itu di antaranya dilaksanakan dengan optimalisasi proses penegakan hukum secara konvensional dalam sistem peradilan akibat kebijakan pembatasan jarak fisik (physical distancing),” ujarnya

Untuk itu kata Ia dalam raker kali ini kejaksaan akan mendorong hal tersebut,

“Yakni berkomitmen untuk meningkatkan kinerja sesuai sasaran strategis yang telah ditetapkan dalam rencana strategis Kejaksaan RI tahun 2020-2024 dimana Kejaksaan RI juga tetap berpedoman pada visi dan misi Presiden Joko Widodo, yaitu peningkatan kualitas manusia Indonesia; peningkatan sistem hukum yang bebas dari korupsi, bermartabat, dan terpercaya; perlindungan bagi segenap bangsa dan memberikan rasa aman pada seluruh warga; serta pengelolaan pemerintahan yang bersih, efektif, dan terpercaya,” tutupnya.