oleh

KPU Tator Tetapkan Pemenang Pilkada Tator

Editor : admin 1, Penulis : Cherly-Tana Toraja-

TANA TORAJA, BACAPESAN.COM – Pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kabupaten Tana Toraja (Tator) dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tator telah penetapan jumlah perolehan suara baru-baru ini, dimana yang memperoleh suara terbanyak adalah pasangan Theofilus Allorerung – Zadrak Tombeg (Theza) yakni pasangan nomor urut 1.

Sesuai SK KPU Tana Toraja, dimana rincian perolehan suara yakni paslon nomor urut 1, Theza meraih 57.025 suara atau 41,09 persen disusul pasalon nomor urut 2, Nicodesmus Biringkanae – Victor Datuan Batar (Nivi) yang memperoleh suara sebanyak 51.477 suara atau 37,18 persen, kemudian paslon nomor urut 3, Albertus Patarru’ – Jhon Diplomasi (Al-Jhon) yang memperoleh suara sebanyak 30.159 suara atau 21,72 persen.

Menanggapi itu cabup nomor urut 1, Theofilus Allorerung kepada media usai ditetapkan sebagai pemenang Pilkada Tator, di Makale mengucap syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, dan mengucapkan terima kasih kepada semua tim pendukung sukarelawan serta masyarakat Tator yang kembali memberikan kepercayaan kepada dirinya untuk kembali memimpin Tator.

“Mohon maaf atas segala keterbatasan, sikap dan tingkah kami bersama istri dan keluarga kami. Semoga Tuhan memberkati bapak, ibu dan sahabat-sahabat dalam menata kehidupan kedepan. Salam hormat dan bangga kami Theza,” pungkas Theo yang juga mantan Bupati Tator tahun 2010-2015.

Sementara itu, terpisah Cawabup nomor urut 2, Victor Datuan Batara, usai penetapan mengucapkan selamat kepada paslon yang terpilih dan selamat mengemban tugas dan amanah baru.

“Pilkada telah usai, ijinkan saya dari dari lubuk hati yang terdalam mengucapkan terima kasih kepada partai koalisi, partai pengusung, maupun partai pendukung serta kepada masyarakat Tana Toraja saya mengucapkan terima kasih,” ucap Victor.

Dan minta agar jangan malu atau sedih dengan kekalahan ini, dan jangan menjadi beban karena harapan kebaikan akan selalu ada untuk masa yang akan datang, hingga saatnya tiba kita akan kembali berjuang.

Dirinya juga meminta maaf jika selama 5 tahun pemerintahan ada kesalahan baik ataupun ada yang belum terealisasi dirinya meminta maaf. (*)