oleh

Jelang Libur Nataru, Pemkot Makassar Batasi Jam Operasi Tempat Umum

Syarifah Fitriani and Dian-Headline, Pemerintahan-

MAKASSAR, BACAPESAN.COM- Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar membatasi jam operasional pusat perbelanjaan atau mal, kafe dan restoran
hingga pukul 7 malam saja selama libur Natal dan Tahun Baru 2021.

Pj Wali Kota Makassar, Rudy Djamaluddin mengutarakan usai mengikuti rapat koordinasi bersama Gubernur Sulawesi Selatan, HM Nurdin Abdullah dalam rangka deteksi dini, terhadap potensi ancaman penyebaran Covid-19 menjelang perayaan Natal dan tahun baru 2021, Jumat (18/12) kemarin.

Mulai 23 Desember 2020 hingga 3 Januari 2021.Kebijakan itu berlaku selama 12 hari. Larangan untuk mengantisipasi kenaikan kasus pasca libur Natal dan tahun baru.

Sanksi tegas bahkan sudah disiapkan bagi pelanggar. Tidak hanya pembubaran paksa tetapi juga sanksi pidana. Meski begitu, ketentuan ini mesti disosialisasikan terlebih dulu.

“Kita akan sosialisasikan segera, paling lambat awal pekan depan. Mulai berlaku tanggal 23 Desember 2020 sampai 3 Januari 2021,” kata Rudy.

Sementara itu, Ia menginstruksikan Satpol PP untuk melakukan pengawasan. Pelaku usaha hanya dibolehkan beroperasi hingga pukul 19.00 Wita dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

Menurut dia, kebijakan ini tentu menggangu aktivitas selama liburan. Akan tetapi kata dia, demi kepentingan bersama untuk menyelamatkan warga Makassar.

“Pengawasan kita akan perketat, ada Satpol PP sebagai ujung tombak di-back up TNI dan Polri. Di bawah koordinasi Polrestabes itu bisa saja undang-undang karantina yang berujung pidana,” tegas Rudy.

Pj Walikota meminta kepada warga untuk tetap di rumah bersama keluarga dan menunda perjalanan ke luar kota. Harapannya, pandemi Covid-19 ini akan segera berakhir dan masyarakat bisa beraktivitas seperti semula lagi.

“Kami imbau warga luar untuk tidak perlu ke Makassar untuk merayakan tahun baru karena untuk sementara ditiadakan,” pungkasnya.