oleh

Kopi Luwak Khas Malino Jajal Pasar Global

Syarifah Fitriani and Hikmah-Bisnis-

GOWA, BACAPESAN.COM- Sulawesi Selatan merupakan provinsi yang kaya akan kopi, berbagai jenis kopi menjadi ciri khas beberapa daerah.

Di Malino misalnya, Berbagai jenis kopi pun tersedia namun yang saat ini naik daun adalah kopi luak. Salah satu kedai yang memproduksi sekaligus menyajikan kopi ini adalah Kedai Kopi Luwak Malino.

Tidak hanya menyediakan kopi, ditempat ini terdapat penangkaran beberapa ekor luwak sebagai hewan paling penting dalam proses pembuatan kopi dengan cita rasa khas ini.

Sain, Barista kopi luwak menceritakan, untuk memperoleh rasa khas nanti nikmat dari kopi luwak ini bukan perkara mudah. Ada tahapan dan harus dilalu.

“Mula mula kopi berkualitas baik di ambil dari petani kemudian dijadikan makanan Luwak,” Kata Sain

Namun ada hal yang harus diperhatikan menurut Sain, yakni periode pemberian kopi sebagai makanan Luwak.

“Jadi Luwak diberi makan pada waktu sore, nah pada pagi hari ini kemudian dikumpulkan
fesesnya. Setelah itu di cuci dengan prosedur tertentu, kemudian dilakukan penjemuran. Pada saat kopi dalam skala 12 -13 skala air kemudian kopi bisa di rosting. Nah setelah itu proses penyeduhan” beber Sain

Jika ditotal, usaha kopi Luwak ini telah digeluti selama 20 tahun oleh pemilik Kedai Kopi Luwak Malino, dr Permadi. Namun, 5 tahun terakhir Bank Indonesia ikut membina usaha ini hingga di kenal dikancah internasional.

Kepala Divisi Implementasi Kajian Ekonomi Keuangan Daerah BI Sulsel, Edwin Permadi mengatakan, pembinaan terhadap UMKM salah satunya Kopi Luwak Malino ini sebagai
upaya yang dilakukan agar UMKM dapat menembus pasar mancanegara dengan memberikan berbagai pelatihan.

“Kopi Luwak Malino sejalan dengan upaya Bank Indonesia untuk mengembangkan kopi sebagai salah satu komoditas unggulan di Sulsel,”ujar Erwin.

Adapun bentuk pembinaan yang diberikan BI meliputi pelatihan, mulai dari pelatihan keuangan, pengelolaan usaha, dan persoalan teknis. Hingga melakukan kolaborasi dengan pihak profesional yang mengetahui soal pengelolaan kopi untuk memberikan pelatihan.

“Pembinaan Kopi Luwak Malino merupakan bagian dari program lokal development BI Sulsel untuk mendorong UMKM dengan produk unggulan Sulsel menembus ekspor, sehingga berefek ke pertumbuhan ekonomi. BI juga membuka ruang promosi melalui pameran di dalam dan luar negeri serta memberikan edukasi untuk memanfaatkan teknologi digital dan menembus market place,” lanjut Erwin

Saat ini, kopi Luwak Malino telah ikut serta diberbagai pameran internasional dan telah mengglobal.